Nuna memandang langit - langit kamarnya dengan linglung. Bagaimana dia tiba - tiba ada di kamarnya? Nuna hanya memiliki ingatan terakhirnya saat dibonceng oleh Rigel dalam perjalanan pulang.
Nuna dengan bingung bangun dari tempat tidurnya dan bersiap untuk pergi ke sekolah.
"Pagi, Nuna," sapa Rigel sambil menyerahkan tasnya.
Nuna menangkap tas Rigel dan mereka berjalan ke kelas bersama. Sesampainya di kelas, Nuna meletakkan tas Rigel di meja kemudian pergi ke toilet perempuan yang sepi untuk mengangkat panggilan telepon. Sejak tadi ponselnya terus berbunyi yang menunjukkan bahwa orang yang meneleponnya tidak akan pernah menyerah sebelum dia menjawabnya.
"KEMANA SAJA KAMU?"
Reflek Nuna menjauhkan ponselnya dari telinga. "Saya sedang di sekolah. Langsung saja ke intinya."
"Dasar anak tidak punya sopan santun!"
Nuna mengabaikan makian itu dan berkata, "Sebentar lagi bel berbunyi. Ada apa ayah menelepon saya?"
Ferdinan menghela nafas panjang, "Mengapa Bagas dipecat?"
Mata Nuna mengedip. "Saya tidak tahu."
"Bagaimana kamu bisa tidak tahu? Bagas difitnah, kamu harus membujuk kakekmu untuk membatalkan pemecatan Bagas!"
"Saya tidak bisa."
"Kamu bisa. Jadwal perawatan Nino minggu depan bukan?"
"Apakah ayah mengancam saya?"
"Siapa yang mengancam kamu? Ayah hanya meminta tolong hal kecil, tetapi kamu menolaknya begitu saja."
"Baik. Saya mengerti. Saya akan berbicara dengan kakek nanti."
"Bagus. Ayah tunggu kabar baiknya."
Tut. Panggilan diputus.
Tangan Nuna yang menggenggam ponsel gemetar. Dia mengatur emosinya dan melakukan teknik pernafasan sitali untuk menenangkan diri. Setelah berhasil, dia membuka pintu kamar mandi.
Yudha menghalangi langkah Nuna di koridor, "Nuna, ada yang mau gue omongin."
"Lima menit lagi, bel berbunyi," tolak Nuna.
"Cuma butuh semenit. Gue bilang sekarang." Yudha menatap mata Nuna dan berkata, "Tim olimpiade butuh lo."
"Saya tidak berminat." Nuna berbalik dan hendak melangkah lagi.
Yudha menahan lengan Nuna untuk mencegahnya pergi. "Ini demi sekolah…
Forever Young
BAB XXXII Percakapan Rahasia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments