Di babak semifinal, Nuna sekali lagi menjadi yang pertama kali keluar dari ruang ujian. Mengabaikan tatapan dari para orangtua dan guru peserta lainnya, dia menghampiri Tanio dan Rigel.
"Nona," sambut Tanio. Dia mengulurkan botol air minum. "Silakan."
"Terima kasih." Nuna duduk di kursi dan meminumnya. Kerongkongannya yang kering akhirnya disegarkan kembali.
Rigel bertanya, "Lo balik kemana?"
"Rumah."
"Rumah saudara?"
"Bukan, rumah milik kakek."
Tanio melihat niat Rigel, "Tidak. Tuan Rigel tidak bisa tinggal bersama Nona."
"Belum juga ngomong." Mata Rigel menyipit. "Emang kenapa enggak bisa?"
"Karena anda laki-laki."
"Lo juga laki-laki."
"Saya asisten pribadi Nona."
"Gue temennya."
"Anda bukan temannya."
"Ah?" Rigel menatap. "Lo enggak ngakuin gue, hm?"
Nuna memijat kepalanya yang pusing. "Bukan."
"Cih." Rigel mendengus, "Lo masih punya janji, Nuna. Gue mau tinggal di rumah lo."
"Ya."
"Nona." Tanio menatap tidak percaya pada Nonanya. "Mengapa Nona mengizinkannya?"
Nuna tidak menjawab dan masuk ke mobil diikuti Rigel. Tanio menghela nafas tak berdaya dan mengantar mereka ke rumah yang ada di kota ini.
◾◾◾
Nuna melihat layar ipadnya yang menampilkan pengumuman hasil semifinal dan dia lolos ke final. Menguap, Nuna pun tidur lebih awal.
Di tengah malam, Nuna terbangun dan dia menatap sekitarnya dengan bingung. Dia tidak lagi kamar tidurnya. Saat ini Nuna sedang duduk di sebuah kursi dengan kedua tangan terikat di belakang, dan kedua kakinya diikat di kaki kursi. Mulutnya disumpal oleh kain. Dia diculik?
"Lo bangun juga akhirnya. Manjur banget tuh obat tidur," ucap Mark yang masuk ke dalam ruangan.
Nuna mengamati wajah remaja itu. Oh dia yang berniat memukulnya di jalan tol!
"Kaget ya? Ah, gue enggak sabar nunggu Rigel datang buat jadi pahlawan kesiangan."
Felix dan Ipul yang ada disisi Mark tertawa.
"Bos, kenapa enggak kita siksa aja?" tanya Ipul.
"Gue lebih suka main bom." Mark menunjuk benda yang terikat di perut Nuna. "Skala kecil sih, mungkin akan ada bekas luka."
…
Forever Young
BAB XXXIV Babak Final
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments