Bab 26 | Cemburu
Pov shelly
"Ekhem" aku coba berdehem. Tapi sepertinya pria itu tetap acuh. Dari kejauhan terlihat Aldi baru saja keluar dari ruangan nya. Sementara Kami hendak berjalan melewati nya.
Pria itu berdiri di depan pintu dengan tatapan dingin. Seperti nya menunggu kami melewati nya. Sementara Dimas masih santai sambil senyum senyum. Kacau...
"Ini kantor bukan tempat untuk pacaran! Lo ngapain pegang pegang tangan sekertaris Lo, Kadal!" Ucap Aldi sambil melirik tangan kami.
Sungguh melihat ekspresi wajah nya yang sangat kesal seperti tidak suka itu membuatku takut. Takut itu langsung hilang saat Dimas menertawakan dan membalas ucapan nya.
"Suka suka gue dong, tokek! Sirik aja lo. " Balas Dimas sambil berjalan melewati kakak nya.
Aku kembali menoleh ke belakang. Tertangkap Aldi tengah menatap ku. Namun, mata itu langsung mengalihkan pandangan saat tiba bola mata ku menangkap mata nya.
______
Waktu telah menunjukkan pukul 12 siang. Waktu nya istirahat kantor. Hari ini aku benar-benar menikmati hari pertama kerja.
Dari mulai menyusun agenda, sampai mengatur jadwal meeting. Hingga menyiapkan berkas berkas yang sekiranya akan di perlukan oleh Dimas. Semua itu tidak terlalu sulit untuk ku.
"Istirahat dulu yuk, makan siang. Tinggal aja dulu. Masih banyak berkas yang harus di tandatangani ya?" tanya Dimas. Aku mengangguk karena memang berkas nya sangat menumpuk.
Tok... Tok..!
"Masuk" ucap ku membuka pintu.
"Gue pusing sama Aldi" Keluh nya yang langsung duduk begitu saja setelah melirik ku.
"Kenapa?"
"Yovie mau Resign. Harus nyari orang lagi buat jadi sekertaris nya. Lama-lama gue stress dan ngundurin diri jadi HRD di kantor ini" Keluh nya.
Dimas melempar pulpen ke badan nya. Dari pembicaraan mereka seperti seorang teman.
"Mungkin Aldi itu bos paling ribet. Yang bikin pegawai lain pada nggak betah. Kewalahan gue nyari pekerja baru." Keluh nya lagi.
Sudah bisa ku bayangkan bagaimana mereka menyikapi sikap dingin seorang Aldi yang bahkan memiliki mood…
Suami Tak Terduga
Bab 26 | Cemburu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments