Bab 32 | Siapa Dia? (POV SHELLY)
Perkelahian mereka semakin berlanjut. Ke-dua nya beradu mulut. Banyak kata makian terlontar dari mulut Aldi.
Aku menelan ludah. Hatiku terasa sakit, bibir ku pun bergetar. Tak kuat akhir nya aku pun membuka pintu kamar.
"Stop! Jangan lanjut kan pertengkaran kalian! " ujar ku dengan nada suara yang tidak tinggi.
"Kamu, Aldi! Tidak usah menghina status ku! Kamu percaya diri sekali! Jangan kira karena aku memeluk mu, lantas aku mencintai mu, Aldi! Kalau kamu membenci ku karena status ku seorang janda! Bekas musuh mu itu hak mu!
Aku bahkan tidak pernah meminta mu untuk mencintai ku, Aldi! Percaya diri sekali kamu? Kamu berbicara seperti itu, seakan-akan aku mau sama kamu, Aldi?
Sekali pun kamu mau sama aku, belum tentu aku mau sama kamu! Jaga mulut kamu! " ujar ku karena sudah terlampau emosi.
"Kapan saya bilang mencintai Anda? Nih, Laki-laki di hadapan saya saat ini, dia kira saya suka dengan anda! Jadi saya hanya menegaskan.
Dan ya, saya Tampan! Mapan! Banyak perempuan yang mau sama saya, kenapa juga harus Anda? Seperti tidak ada perempuan lain saja! "
"Lah saya kan sempat dengar ucapan Anda! Anda pernah mencintai saya, tapi sebelum saya menikah dengan musuh Anda. Anda tidak suka saya dekat dengan siapapun!
Tapi ketika Anda mengingat saya mantan istri musuh Anda, timbul kebencian dalam diri Anda! Atas hal apa Anda membenci saya? Apa salah saya dengan Anda? " balas ku.
Aldi terdiam. Dimas terkikik. Aku sendiri heran dengan dimas. Tadi dia terdengar sangat emosi. Kenapa sekarang terkikik?
Melihat Dimas yang tertawa di balik tangan nya, Aldi terlihat sangat kesal. Kemudian tanpa lagi mendebat, laki-laki itu bergegas menaiki anak tangga.
"Kamu nguping ya, Shel?" tanya Dimas.
"Ngga sengaja dengar, Dim. " meskipun aku memang nguping.
"Jangan di ambil hati ucapan Aldi. Dia itu sangat mencintai kamu, Shel. Tapi emosi nya itu sangat labil. Mungkin dia masih belum bisa menerima kalau misal kamu pernah di miliki orang lain. "
"Cinta…
Suami Tak Terduga
Bab 32 | Siapa Dia? (POV SHELLY)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 34 Episodes
Comments