Riko bersama keluarganya tengah sarapan namun suasana di ruangan makan itu nampak hening.Ketidakberadaan Riana juga Steve membuat suasana rumah itu berbeda dari biasanya.
"Mommy, Nay mau Steve pulang," rengek Nayya.
"Mommy." Nay dan Juna merengek bersamaan, menarik kedua tangan kanan kiri Melati, tempat duduknya yang persis di tengah-tengah Nayya dan Juna.Melati tidak bergeming, matanya menatap sosok yang paling berkuasa di rumah itu.
"Dimana Riana dan Steve?" Nani yang baru saja duduk menanyakan keberadaan anggota keluarganya yang lain, semakin menambah suasana di meja makan itu semu.
"Sebaiknya kita cepat makan!" tegas Riko.Pria itu sudah cukup dibuat pusing dengan sikap Riana ditambah orang-orang dirumahnya juga menambah pikirannya semakin kacau.
"Nayya, Juna, makan!" Riko mendelik kearah keduanya yang masih bergelayut merengek di tangan Mommynya.Spontan kedua bersaudara itu melakukan perintah Daddynya itu.
Riko segera bergegas menuju kantornya setelah selesai sarapan.
"Apa yang terjadi selama Mami pergi, Melati?" Nani mencurigai ada sesuatu yang terjadi selama ia pergi ke Palembang, tempat kelahirannya.
"Entahlah, Mi." Melati memang tidak ingin mertuanya itu memikirkan tentang Riana apalagi kalau sampai mengetahui cerita Riana yang ternyata hamil diluar nikah.Baginya kesehatan Maminya jauh lebih penting.
"Kau tidak ingin memberitahu, Mami?" Nani menatap wajah Melati, ada kecemasan yang sengaja disembunyikannya darinya.
"Kau tidak menghargai Mami, wanita tua yang sakit-sakitan ini?"
Seketika Melati langsung memeluk Nani, baginya Nani seperti Ibunya sendiri.Jangankan untuk menyakiti hatinya, membohonginya saja ia sebenarnya tidak sanggup.Berat sekali rasanya tidak mengatakan masalah di keluarganya namun semua demi kesehatan mertuanya itu.
"Ok, Mami mengerti kau pasti dilarang suamimu untuk berterus terang pada Mami.Mami akan cari jawabannya sendiri." Nani bangkit dari duduknya melangkah pergi dengan rasa kecewanya.
"Maafin Melati, Mi," gumam Melati.Matanya menata…
Perfect Life
Bab 15. Keadaan Semu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments