"Daddy," pekik Juna dan Steve menarik tangan Riko menuju tempat lain.
"Mbak, aku senang kalian sudah baik-an."
Erick yang mendengar percakapan keduanya tersenyum senang.Lagi- lagi pria itu berhasil membuat keluarga itu kembali damai.Melati pun fokus ke Riko yang dikerubuti ketiga bocil itu, ia melangkah mendekat meninggalkan Riana dan Erick.
"Kenapa kau gugup sekali saat Mbak Mel mengatakan tentang baju bayi tadi?" selidik Erick.
"Aku hanya-"
Belum lagi menyelesaikan ucapannya, Erick sudah menggenggam tangannya."Apapun yang terjadi aku tidak akan meninggalkanmu."
Lagi-lagi pria itu menunjukkan semua kepeduliannya pada wanitanya, belum juga menjelaskan Erick sudah mengerti.Erick akan bersabar menunggu sampai saatnya Riana menyerahkan hidupnya sendiri padanya.
Wanita yang menatap dari arah Restoran tadi pun mengikuti mereka menatap keduanya dengan tatapan sinis.Riko yang menyadari hal itu langsung mendekat ke arah wanita itu.Riko mengetahui siapa wanita itu karena sebelumnya sudah menyelidiki wanita itu.Wanita yang sama yang ingin merusak acara pernikahan adik kesayangannya seminggu yang lalu.Ia menarik tangan wanita itu menjauh dari Riana dan Erick.
"Berani kau ganggu mereka, tidak segan-segan aku melemparmu keluar dari tempat ini!" ancam Riko.
"Anda ini siapa, berani mengancamku!" Wanita itu menepis tangan Riko, melengos meninggalkan tempat itu.
"Bagus ya, kenapa melakukan semua itu saat di depanku!"
Tanpa Riko sadari aksinya tadi dipergoki Melati.Istrinya itu kembali marah padahal baru berbaikan.
"Sial," umpat Riko.Ia segera menyusul Melati yang berlalu pergi menarik ketiga bocil itu.
"Ada apa Kak, Mbak Mel marah lagi?" Riana yang memperhatikan Kakaknya melangkah pergi langsung menghentikannya.
"Sudah jangan hiraukan Kakak iparmu itu, dia mungkin sedang PMS." Riko melanjutkan langkahnya mengejar Melati yang sudah semakin menjauh.Erick dan Riana pun mengekor dibelakang Riko.
Melati yang merasa kesal pun mengajak pulang karena mood belanjanya hilang seketika saat sua…
Perfect Life
Bab 34. Gara-Gara PMS
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 58 Episodes
Comments