Matahari sudah terbenam di tempatnya, hari sudah berganti malam, pemandangan hutan yang dipenuhi oleh pohon-pohon Pinus sekarang sudah ditutupi oleh cahaya gelap. suasana semakin terasa dingin dan sepi, hanya sesekali terdengar suara-suara candaan dan tawaan yang memecahkan kesunyian hutan dan juga sesekali terdengar suara binatang malam yang mungkin terusik dengan kehadiran manusia disekitarnya.
mereka duduk mengelilingi api unggun, menyatap santapan makan malam dengan menu ikan bakar.
Estu dia terlihat duduk bersama-sama kawan-kawannya dia berbaur dengan teman-teman sekelasnya.
sedangkan Aeri juga melakukan hal yang sama. keakraban dan kekompakan mereka terlihat cukup baik terjalin.
Estu yang sedang menyantap makanannya tiba-tiba menghentikan gerakannya saat merasakan getaran handphone nya.
Estu menyengitkan matanya, dibaca nya pesan singkat yang dikirimkan oleh aeri.
"tidak seperti biasanya". gumam Estu sambil memperhatikan lama layar handphone nya, yah wajar dia merasa aneh, aeri selalu menghindari pertemuan yang menghadirkan gosip antara mereka, aeri tidak ingin hubungan mereka tersebar. dengan alasan dia ingin dikenal karena prestasinya bukan karena pacar siapa dan siapa, dan dia hanya ingin digosipkan saja karena prestasinya ketimbang hubungannya.
Estu menyetujui ide aeri sebab dia juga memikirkan ide yang sama dengan Aeri. Hubungan mereka biarkan hanya menjadi privasi mereka.
"sayang, ada apa". tanya Estu yang berdiri dengan memberi jarak antara keduanya.
aeri menyengitkan matanya, dia menilik tajam memperhatikan wajah Estu.
"apa ada yang salah dengan wajah ku". tanya Estu sambil meraba wajahnya.
"apa kamu tidak terjadi hal yang aneh". tanya aeri penasaran
"hal aneh (Estu nampak berfikir) tidak ada". jawabnya yakin.
"beneran ? coba kamu ingat-ingat lagi, apa aja yang kamu lakukan tadi ". tutur Aeri
Estu nampak berfikir lagi,
"tadi kita cari ranting, setelah itu kita berkumpul buat makan malam". cerita Estu menjelaskan
"waktu di tenda, apa yang kamu lakukan"…
Bukan Cinta Monyet
Hutan pinus
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments
“Beneran? Coba kamu ingat-ingat saja apa yang kamu lakukan tadi!” tutur Aeri.
2023-02-07
1