Hutan pinus 2

"Ma, boleh gak pembicaraan ini kita bicarakan nanti saja".

Terdengar suara seseorang sedang berbicara dengan seseorang dari telepon genggamnya.

"maaaa" suaranya terdengar berat dan terdengar frustasi

"ini bukan waktu yang tepat untuk kita bicarakan tentang perjodohan, Rahman lagi di hutan mah". suaranya terdengar tertekan dia sangat terlihat tidak suka dengan topik pembicaraan yang lawan bicaranya katakan.

siapa lain itu adalah pak Rahman, guru dari aeri dan Estu.

"mah sudah dulu ya, Rahman sudah lama meninggalkan murid-murid Rahman, kami ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan, nanti kita bicarakan lagi ya". suara pak Rahman terlihat lembut dia memohon pengertian lawan bicaranya yang tak lain adalah ibunya, setelah mengatakan hal tersebut, pak Rahman berpamitan lembut mengakhiri panggilannya.

"hufff kenapa sih dengan ibu, gak habis-habisnya membicarakan tentang pernikahan, umur ku masih 26 kok, belum tua-tua kali lah". pak Rahman menggumal kesal dalam hati sambil melangkahkan kakinya.

"hahaha" (suara tawa wanita)

pak Rahman yang sedang melangkahkan kakinya, terhenyak seketika ketika dia mendengar tawaan yang mengagetkan nya.

"alamak gak salah dengar kan aku". bisiknya pelan sambil meraba bulu kuduknya yang berdiri.

(hahahaha) suara itu semakin jelas terdengar, pak Rahman mengidik ngeri, kakinya terasa bergetar di tempat.

"jangan... jangan...jangan". ucap nya gemetar

"ah tidak tidak". ucapnya sambil menstabilkan dirinya, dia melirik segala arah memperhatikan arah suara yang dia dengar. mata nya tertuju ke arah toilet (btw mereka juga membangun kamar mandi, kalau ada siswi yang ingin buang hajat agar leluasa melakukannya).

dengan langkah berat dengan pasokan minus keberanian, pak Rahman melangkahkan kakinya menuju arah kamar mandi. sesampainya disana dia berdiri dengan tenang ketika memperhatikan dua anak manusia yang sedang bersenda gurau disana. dia mengelus dadanya lega, wajahnya tersenyum lega dia membalikkan tubuhnya hendak beranjak pergi, sampai seketika d…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!