Hik hik hik (Suara tangisan mommy Estu)
"sudah lah sayang jangan menangis terus". ucap papi mencoba menenangkan mommy
"mommy tidak terima, kita memaksa Darya untuk menikah secepat ini, poor my son". ucap mommy Estu meluapkan uneg-uneg nya
"mungkin itu sudah takdirnya, pasrahkan saja, lagipula itu pilihan dia, bukan paksaan kita". ucap papi tenang
"apa, tidak bisa papi, kita sebagai orang tua punya hak untuk menghentikan ini, lagipula Aeri tidak hamil kan, untuk apa buru-buru menikah kan mereka, my son pasti akan bertanggung jawab, dia tipe lelaki setia hanya cukup satu wanita saja, kenapa tidak menunggu mereka dewasa". pekik mommy mengeluarkan emosi nya
"mommy kita hidup di negara yang penuh budaya dan agama Islam, hal itu tidak benar mommy, sekarang ini kita tidak hidup dengan budaya barat". ujar papi meluruskan pikiran bule istrinya
"mommy tetap tidak setuju, my baby Darya belum lagi 17tahun, papi sadar gak sih, ini akan disebut pidana, karena menikahkan anak dibawah umur". teriak mommy nya keras kepala
"mommy please calm down, sabar jangan emosi". ujar papi yang sedikit tegang melihat emosi istri nya
"tidak bisa aku akan melaporkan ini pada humas perlindungan anak dibawah umur". ujar mommy nekad, dia bangkit dari duduknya hendak meraih tas nya dan ingin bergerak pergi
"eh eh no no mommy, berhenti". ucap papi gelagapan sambil bangkit dari tidurnya hendak mengejar mommy
Belinda tidak menghiraukan ucapan suaminya, dia terus melangkah tergesa sampai akhirnya dia melihat sesosok lelaki tubuh tegap sedang berbicara serius dengan putranya
"apalagi yang akan dilakukan oleh pria itu, apa dia hendak memukul kembali anakku ". gumam Belinda sambil menatap curiga Adam, Abah Aeri
dia hendak melangkahkan kakinya, mencoba untuk melindungi anaknya, namun langkah kakinya terhenti ketika dia dapat mendengar dengan jelas percakapan kedua Ihsan tersebut.
papi Estu yang berlari panik hendak menghentikan istrinya, juga ikutan menghentikan langkahnya ketika melihat Belinda yang nampak b…
Bukan Cinta Monyet
Takdir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments
Not Found
keren kak, semangat
2023-02-08
1