Devan keluar dari kamar dan menatap sekeliling rumah, nampak sepi dan membuat Devan tenang, namun Devan melihat Agam yang masih menonton acara tv du ruang keluarga.
“Belum tidur Nak Devan?” Agam menyapa menantunya.
“Belum Yah, Ayah sendiri belum tidur?” uja Devan, padahal kata Anyelir kondisi kesehatan Agam sedang kurang baik, tapi sekarang Agam malah tengah begadang.
“Belum, Ayah belum mengantuk,” jawab Agam, lalau Devan duduk di sebelah Agam, menonton acara tv yang juga tengah dilihat ayah mertuanya.
“Anyelir sudah tidur?” tanya Agam.
“Sudah Yah, aku suruh Anyelir istirahat tadi,” jawab Devan dengan sopan.
“Ayah tahu, kamu lelaki yang bertanggung jawab Nak, meskipun kamu memiliki dua istri, tapi entah kenapa saya merasa Anyelir aman bersama kamu,” tanpa alasan, Agam merasa Devan sosok lelaki yang bisa bertanggung jawab, dank arena hal itu juga membuat Agam akhirnya melepaskan Anyelir untuk Devan.
“Ayah harap, kamu bisa menjaga Anyelir dengan sepenuh hati, bisa mencintai Anyelir lebih dalam melebihi cinta ayah kepada putri Ayah, dan Ayah berharap kamu bisa menjadi sandaran Anyelir saat Anyelir tengah terpuruk. Karena Ayah sadar, selama berada di sini, Anyelir harus bisa berdiri dengan kakinya sendiri, dia harus tegar demi masa depannya sendiri,” Agam merasa sendu, ketika mengingat bagaimana jahatnya dirinya meminta Anyelir menikah hanya untuk menjadi penebus hutang. Meskipun saat ini Agam melihat kehidupan Anyelir yang nampak bahagia, namun tetap saja Agam merasa bersalah, seharusnya Anyelir masih bisa menikmati masa mudanya, dan seharusnya Anyelir masih bisa menyusun dan merencanakan masa depannya kelak. Tapi sekarang? Apapun keputusan yang akan Anyelir ambil, dia harus memikirkan jangka panjang, bagaimana dengan rumah tangganya? Bagaimana caranya dia membagi waktu. Agam yakin, pasti Anyelir sangat lelah.
“Ayah minta maaf, kalau putri Ayah banyak kurangnya, dan kamu merasa Anyelir terlalu bergantung pada kamu, tidak bisa mandiri. Semoga saja kamu bisa memahami kon…
Terpaksa menjadi kedua
Berbicara dengan Ayah mertua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 199 Episodes
Comments
Louisa Janis
tidak tahu diri kamu Laura mau berusaha sekeras apapun nggak akan menggoyahkan prinsip Devan
2022-09-12
1