Devan memberikan waktu kepada Arman untuk menenangkan dirinya lebih dulu, Agam di samping Arman juga terus memberikan wejangan dan terus mengusap punggung Arman, berharap sang menantu bisa lebih bersabar.
"Kamu sudah bisa mendengar rencana yang sudah ku buat, Arman?" tanya Devan, setelah dia melihat Arman yang jauh lebih tenang.
"Bisa, aku harus bisa. Aku nggak mau merusak semuanya, bunda ku harus mengakui semua kejahatannya," ucap Arman dengan amarah dan juga kecewa yang beradu menjadi satu.
"Baiklah, bunda kamu memang tidak menjalankan rencananya sendirian, ada orang lain yang membantu. Dia memanfaatkan seseorang yang sedang terdesak dan sangat membutuhkan uang," terang Devan.
"Nanti malam, kamu harus pastikan bahwa kedua orang tua kamu datang, dan kita akan bongkar semuanya," kata Devan dan diangguki dengan begitu yakin oleh ARrman.
-//-
Sedangkan kini, Desi baru saja tiba di rumah sakit, di mana Indah di rawat, akan tetapi, saat Desi sampai di kamawa rawat Indah, dia tidak menemukan siapapun. Desi pun mencoba menanyakan kepada suster.
"Maaf Bu, kemarin pak Adi sudah mengurus kepindahan ibu Indah, katanya supaya lebih dekat dengan tempat kerja pak Adi," terang suster, karena itu memang jawaban yang diberikan oleh Adi.
'Sial, bisa-bisanya dia mengatakan hal itu, padahal jelas Adi tidak punya pekerjaan sekarang,' batin Desi.
"Lalu, apa dia memberitahukan kemana dia pindah?" tanya Desi, dia benar-benar mengulik informasi sekecil apapun, karena Desi harus memastikan semua rencananya tidak dibongkar oleh Adi.
"Maaf Bu, pak Adi tidak memberikan info apapun." Desi jelas tidak puas mendengar jawaban dari pihak rumah sakit, tapi setahu Desi, Adi tidak punya uang, dan Desi belum membayar lunas tagihan rumah sakit, karena Desi masih berjaga-jaga supaya Adi tidak kabur.
"Tapi Sus, bukannya tagihan atas nama bu Indah belum lunas?" tanya Desi lagi.
"Kemarin langsung dilunasi oleh pak Adi dan atasannya, Bu." jawab Suster.
'Atasan? Apa ada yang membantu Adi? Tapi siapa?' Desi di…
Terpaksa menjadi kedua
Desi mulai was-was
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 199 Episodes
Comments