"Bu Desi memang meminta saya untuk mencelakai wanita bernama Gita," ucap si pelaku.
"Gita?" tanya Devan memastikan.
"Iya, katanya dia adalah menantunya yang saat ini sedang hamil, tapi bu Desi tidak mau memiliki menantu seperti dia, karena Gita adalah anak di luar nikah, dan tidak tahu siapa ayahnya," terang si pelaku.
"Tapi, saat itu saya melihat ada dua orang, GIta dan ibu mertua anda, saya sudah mengatakannya kepada bu Desi, tapi dia meminta saya untuk menabrak keduanya," lanjutnya, tangan Devan sudah terkepal dengan erat mendengar semua penjelasan itu.
"Lalu, apa yang kalian bicarakan terakhir kali," tanya Devan lagi.
"Dia masih belum puas, Tuan. Dia masih ingin, untuk saya melukai menantunya, kali ini dia mau saya benar-benar melenyapkan wanita bernama Gita, kalau tidak,-"
"Kalau tidak apa?" tanya Devan semakin penasaran.
"Maka, dia tidak akan membantu biaya istri saya di rumah sakit. Saya juga tidak mau melakukan pekerjaan ini, Tuan. Saya sudah akan memiliki anak, tapi dia menjanjikan uang yang banyak dan akan memastikan bahwa istri saya akan baik-baik saja," pria itu terisak, mengingat istrinya yang kini ada di rumah sakit, sebentar lagi istrinya akan segera melahirkan.
"Kau, akan aku beri pekerjaan yang lebih baik, dan kehidupan istrimu juga akan aman, asalkan kau mau bekerja sama dengan ku," Devan kembali memberikan sebuah penawaran.
"Saya mau, Tuan." jawab pria itu tanpa berpikir panjang.
"Pertama, kita pindahkan istrimu ke rumah sakit lain, yang jauh jangkauannya dari Desi. supaya Desi tidak bisa mengancam kamu lagi," langkah awal Devan adalah menyelamatkan lebih dulu istri dari pelaku itu, kemudian Devan akan kembali memikirkan caranya nanti. Hari itu juga, Devan membawa si pelaku menuju ke rumah sakit, kali ini Devan percaya bahwa pria itu tidak akan mengkhianatinya.
-//-
Arman, tengah melakukan janji temu dengan ayahnya di salah satu restaurant yang menjadi favorit keluarganya, makan siang kali ini memang terlihat jauh berbeda. Arman dan Dika merasa, m…
Terpaksa menjadi kedua
Penawaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 199 Episodes
Comments
Henny Mihawati
lanjut kan
2025-01-14
0