Apa yang Aria miliki Ariel juga harus memilikinya. Persaingan diantara mereka, bukan, sebenarnya selama ini hanya Ariel yang terikat dengan permainan itu karena Aria tidak pernah menanggapinya—sudah berlangsung sejak lama.
Tapi Aria bukan orang yang akan diam saja ketika disakiti. Ketika Ariel mendorongnya hingga jatuh dari tangga dan mengalami patah tulang waktu SD dulu, sejak saat itu Aria menetapkan Ariel kedalam sepuluh besar orang musuh utamanya. Tentu saja Ariel menduduki posisi kesepuluh.
Dimana dalam sepuluh urutan itu hanya anggota lima besar saja yang Aria anggap serius dan bisa mengancam nyawanya. Oleh karena itu ketika Ariel kembali muncul di hadapannya, Aria hanya melihatnya seperti badut yang sedang menari.
Tapi lain halnya ketika Amelia, orang yang menduduki peringkat ke tiga di dalam daftarnya, mulai ikut campur. Combo gabungan antara si tidak berguna dan si jenius tidak boleh diremehkan, tidak, Aria tidak sedang memuji Amelia sebagai orang yang pintar, yang diatas itu hanya perumpamaan saja.
Amelia bukan orang yang pintar apalagi sampai ketingkat jenius, yang paling menonjol pada dirinya adalah kelicikan yang dia punya.
Maka ketika Amelia secara tiba-tiba tanpa ada angin, tanpa ada hujan, Amelia membuat janji makan siang dengannya. Aria tentu tidak bisa menolaknya.
Ketika Aria sampai di restoran siang ini dia tidak langsung turun dari mobil melainkan berdiam diri untuk beberapa menit di dalam mobil di tempat parkir.
Dia menunggu sekitar dua belas menit lamanya dan ketika matanya melihat sebuah mobil hitam masuk ke pelantaran restoran, Aria segera membuka pintu mobil lalu keluar. Pada waktu yang sama pengendara mobil itu juga keluar lalu membuka pintu penumpang belakang dan pria paruh baya berbadan kekar memakai setelan hitam ratusan dollar dan sepatu kulit asli yang di sikat hingga mengkilap keluar.
Saat mata mereka saling bertemu, Aria tersenyum lebar dan dengan cepat langkah kakinya membawanya sampai kehadapan pria itu. "Aria Aji." Pria yang tin…
Oh My Wife!
20. Pelanggan Prioritas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments