Ruby memejamkan matanya, dia pikir Aria akan benar-benar berani menyiramnya tapi setelah menunggu cukup lama dia tidak merasa kepala basah. Ketik dia membuka matanya untuk melihat apa yang sebenarnya ingin dilakukan oleh gadis gila itu, dirinya dibingungkan saat cangkir teh itu sudah berpindah ke dalam genggamannya dan rambut serta wajah gadis gila itu telah basah.
"Saya mengerti dengan kecemburuan anda sebagai penggemar Tuan Rubliov, tapi ini sudah keterlaluan, saya hanya menjalankan tugas mengantarkan makan siang Tuan Rubliov tanpa ada maksud lain." Aria menyeka air di wajahnya dengan mata memerah serta isakan yang tertahan. Dan pada detik selanjutnya air matanya jatuh satu bersatu mengalir pada pipinya seperti hujan yang dipanggil.
What the F*** is happening here!
Bukan hanya Ruby yang dibuat bingung tapi semua orang di dalam ruangan itu juga dibuat bingung dengan perubahan yang diluar dugaan itu.
Kapan cangkir teh itu berpindah tangan, mereka tidak melihatnya. Lalu, bukankah barusan gadis itu yang menyerang dengan kemampuan combat yang sangat agresif?
Enam orang itu segera mendapatkan jawabannya karena pada saat itu juga, Dimitri dengan diikuti oleh beberapa orang di belakangnya memasuki ruang tunggu dengan wajah tidak sedap.
"*****." Enam wanita itu masing-masing membatin di dalam hati.
Dimitri menarik handkerchief pada saku atas jasnya dan memberikannya kepada Aria yang kemudian saputangan dari satin bermitu tinggi dan mahal yang dibuat secara custom oleh pengrajin kain ternama dunia tersebut digunakan oleh gadis itu untuk menyeka wajahnya.
"Tuan Rubliov, saya tidak melakukannya..." Reflek Ruby berkerja dengan cepat, dia buru-buru menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi tapi tidak bisa menyelesaikan kalimatnya karena dipotong oleh Aria.
"Ah, makan siang anda Tuan Rubliov!" Aria memekik, dengan tidak natural dia melepaskan rantang ditangannya sehingga jatuh ke lantai dan isinya berserakan. Aria menutup mulutnya dengan tangannya penuh kepura-puraan dan menatap…
Oh My Wife!
26. Playing Victim
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments