Setelah kepergian nenek Fatimah. Rumah terasa sepi. Sebab tidak ada lagi canda tawa di rumah itu. Syifa masih saja menyendiri di kamarnya dan tidak banyak bicara. Syifa lebih banyak melamun dan tidak mau makan. Rosa semakin khawatir dengan keadaan putrinya itu.
Malam harinya beberapa tetangga dekat datang. Begitu pun dengan Antika dan Nafisa. Namun, Syifa tetap tidak mau keluar dari kamar. Beberapa dari mereka bertanya-tanya mengapa Syifa tidak terlihat keluar dari kamar dan terus mengurung diri di kamar. Rossa hanya bisa menjawab jika Syifa sedang tidak enak badan dan merasa sangat kehilangan neneknya.
Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada Syifa saat itu. Begitupun dengan Rosa yang tidak tahu pasti tentang apa yang terjadi pada putrinya itu. Sebab, Syifa belum mau membuka suara tentang peristiwa sore itu.
Bahkan ketika teman sekolah dan salah seorang guru datang untuk melakukan takziah, Syifa pun tidak mau menemui teman-temannya. Rossa harus mencari berbagai alasan yang tepat agar mereka memakluminya.
Malam semakin larut dan semua tetangga berpamitan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing. Tinggallah Antika, Nafisa dan ayahnya. Mereka bertiga membantu untuk membereskan rumah usai tamu-tamu pulang. Setelah semuanya sudah bersih dan rapi kembali Imron dan Nafisa berpamitan.
"Rosa, aku tidak melihat Syifa sedari tadi. Apakah dia sangat terpukul dengan kepergian ummi Fatimah?" tanya Imron.
"Benar, Mas. Syifa sangat terpukul atas meninggalnya, ummi!" ujar Rosa menyembunyikan kesedihannya atas kejadian yang menimpa Syifa.
"Sering-seringlah diingatkan untuk mengiklaskan ummi Fatimah, agar beliau kembali dengan tenang!" ujar Imran menasehati.
"Baik, Mas. Terima kasih atas bantuannya selama ini!" ujar Rosa tulus. Sebab sedari kemarin sudah banyak merepotkan keluarga Imron karena ia sendiri tidak punya kerabat di tempat ini.
"Iya, sama-sama. Kalau begitu kami pulang dulu ya, sudah larut malam. Kasihan ibunya Nafisa di rumah sendirian!" ujar Imron.
"Iya, Mas. Terima…
Aku Perawan Tua Berkualitas
Healing Pascatrauma
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments
Jastiah Tia
aq yakin iqbal yg menolong syifa
2023-10-26
3
Nur Kurniasih
apa mungkin orang nolong sipa pake jaket yg buat nutup aurat nya syifa
2022-12-03
0
ᄂ⃟ᙚRahma💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semoga waktu itu ada yang nolongin Syifa
2022-11-20
0