Keesokan paginya Syifa sudah bersiap menuju rumah sakit. Ia sudah menyiapkan bekal sarapan pagi yang dibuat mamanya dan akan dibawanya ke rumah sakit untuk diberikan kepada papanya.
"Ayo, Ma. Kita berangkat sekarang!" tutur Syifa pada Mamanya.
"Iya." Sebelum berangkat Rosa berpamitan pada Sofia, "Ma, aku pamit ke rumah sakit dulu ya?"
"Iya, kalian hati-hati di jalan!" ucap Sofia mengiringi langkah anak dan cucunya.
Syifa dan Mamanya pun segera pergi menuju ke rumah sakit dengan menaiki kendaraan umum.
***
Tok tok tok.
Syifa mengetuk pintu kamar pemuda pengendara motor yang kemarin jatuh.
"Masuk!" Edward yang menyahut dari dalam.
Syifa membuka pintu dan masuk lebih dulu. Ia beranjak menuju ke arah papanya berada dan menyalaminya.
"Pagi, Pa. Syifa bawakan sarapan buat Papa," ujar Syifa seraya mengulurkan rantang berisi bubur kacang hijau ketan hitam yang di masak oleh mamanya.
"Terima kasih, Sayang. Sepertinya enak," ujar Edward.
"Buruan dimakan, Pah. Mama yang masak!" ujarnya.
Rosa yang baru masuk ke ruangan itu hanya tersenyum sejenak ke arah Edward lalu memilih menghampiri pemuda pengendara motor yang terluka.
"Kamu sudah sarapan pagi?" tanya Rosa.
Pemuda itu yang awalnya menatap ke arah Syifa, seketika berpaling saat mendengar pertanyaan dari Rosa. Ia lalu menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. Sebab, sarapan pagi dari rumah sakit memang belum diantarkan ke kamar karena saat ini masih terlalu pagi.
"Syifa, kemarikan mangkuk yang satunya!" tutur Rosa.
Syifa dengan patuh menuruti perintah mamanya dan membawakan semangkuk bubur itu kepada mamanya berada.
"Ini, Ma!" ujar Syifa seraya menyerahkan mangkuk yang dibawanya. Lalu, ia melirik sejenak pada pemuda yang setengah berbaring itu yang saat itu juga tengah menatap ke arahnya.
"Siapa namamu?" tanya Rosa.
"Em ..., Iqbal, Tante," jawabnya lirih.
Deg.
Syifa seketika menajamkan pandangannya pada pemuda itu.
Iqbal? dia yang bernama Iqbal? tidak salah lagi dia teman sekelas Antika waktu itu. Namun, bagaimana bisa jaket a…
Aku Perawan Tua Berkualitas
Terurung Lagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments
Rahma💋🅚🅙🅢👻
kapan ketahuan
2022-12-15
0
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
kalau terus menyembunyikan keberadaan Syifa, istri Edward semakin berat menerima
2022-11-17
3
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
ya Iqbal namanya yg tertera di almamater kn
2022-11-17
2