Sepeninggalan Shana, Pak Deen duduk dan menyandarkan punggungnya di sandaran kursi kerjanya. Dia duduk sambil memperhatikan berkas-berkas yang ada di atas mejanya. Walaupun pandangannya tertuju kepada berkas yang di atas meja kerjanya, tapi pikirannya buka ke situ.
Tiba-tiba Pak Deen merasakan keheningan di dalam ruangannya itu. Bola matanya kembali tertuju ke secangkir koping yang dibawa Shana, sekretarisnya tadi. Dengan perasaan ragu dia mengambil dan meminum kembali sedikit kopi asing yang dibuatkan sekretarisnya itu. sambil memikirkan sesuatu.
“Uuugghh, asin sekali. Sepertinya ada yang tidak beres dengannya” gumam Pak Deen dengan muka kecut setelah merasakan kembali rasa asin yang menyerang sampai ke ubun-ubunnya.
Dia buru pergi ke westafel yang yang ada di ruangannya untuk berkumur-kumur membersihkan sisa rasa asing yang masih terasa pekat di lidahnya.
Satu harian ini Pak Deen bekerja tidak tenang. Pikirannya bercabang memikiran pekerjaannya dan memikirkan perubahan sikap sekretarisnya. Saat di dalam mobil mau pulang pun, Deen masih tetap memikirkan sebenarnya apa yang membuat Shana berubah aneh dan tiba-tiba meminta resign dari perusahaan.
Saat di tengah jalan menuju apartemennya, Deen memperhatikan di sepanjang sisi jalan banyak bangunan tinggi dan beberapa kilo meter kemudian dia melihat banyak di sisi jalan ada bebagai macam toko.
Matanya tertuju ke salah satu toko di sana. Dan spontan dia pun menghentikan mobilnya di sisi jalan. Dengan pelan-pelan dia keluar dari dalam mobil dan berjalan menuju toko buku yang ada di depannya.
“Haaa… Ada apa sebenarnya dengan dia, ya?”
Deen bertanya-tanya di dalam hatinya. Sambil berjalan ke dalam toko buku tersebut. Deen mengingat kembali dari awal mula Shana menjadi sekretarisnya.
“Dua berubah seperti itu kayaknya bukan karena sakit. Beberapa tahun ini, dialah satu-satunya yang bisa mengikuti bagaimana cara kerjaku. Dia tidak pernah membuat kesalah, pekerjaan seberat apapun dia bisa mengerjakannya. Dia salah satu orang ya…
Jatuh Cinta Dengan Secretaris
Double Syok
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments