Sawah yang membentang hijau dan kebun sayuran hijau terlihat sangat kontras dengan wanita yang berdiri memakai gaun serta payung merah muda. Dia terlihat begitu menonjol dibanding orang-orang yang saat ini sudah mulai
bekerja. Ada yang menyiangi tanaman, ada yang mencabuti rumput, ada yang mencangkul, dan kesibukan pertanian lainnya.
Elina berdiri bingung, dia tidak tahu harus bekerja apa. Dia tidak tahu harus melakukan apa. Dia tidak mengerti apapun tentang pertanian. Jadi
dia hanya berdiri diam sementara itu Arka sudah menyibukan diri menyabuti rumput yang tumbuh di sekitar sayuran.
“Kakak, apa yang harus aku lakukan?” Elina berjalan mendekati Arka yang sudah berjongkok di ladang. Elina selalu berjarak tidak lebih
dari sepuluh meter dari Arka dan harus selalu berada di dekat Arka. Di tempat asing yang kotor ini, oh tolonglah, Elina jelas tidak akan mau jauh-jauh dari satu-satunya orang yang dikenalnya.
Sementara dia masih berdiri di dekat Arka, saat dia mengalihkan perhatiannya dan melihat ke jalan, dia mendapati dua sosok manusia yang sedang berjalan ke arahnya. Tidak, lebih tepatnya berjalan ke arah Arka. Itu adalah asisten Arka-Adam-dan juga orang yang tidak ingin Elina lihat yaitu Bulan.
Elina mengernyitkan dahinya. Bukankah Bulan tadi masuk ke kelompok yang akan mengajar di sekolahan? Kenapa sekarang dia berjalan ke arah
sini? Apakah ini sesuai pengaturan plot dan pahlawan wanita akan selalu terlihat disekitar pahlawan pria? Elina melepas kaca matanya dan ia taruh di saku. Dia tidak ingin berurusan dengan Bulan dan memilih untuk mulai mengikuti Arka mencabuti tanaman hama di sekitar sayuran.
Elina berjongkok dengan payung yang selalu mengikutinya ke manapun dia pergi. Matahari siang hari sangatlah meyengat dan Elina sudah basah kuyup oleh keringat dan kepanasan sebelum sempat melakukan apapun. Dia hanya
berdiri tapi keringatnya sudah bercucuran dan sekarang dia sudah berjongkok dengan payungnya dan perlahan-lahan mengulurkan tangan yang dibalut sarung tangan…
Hamil Anak Protagonis
BAB 46 - Nona Muda Bekerja di Ladang 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Windy Cengeng Ngangenin
jagn siksa bumil dngn rasa sakit hati kacian
2022-10-24
0
Didik Bolang Bolang
lanjut ka
2022-10-24
0
cinta_lu
semangaaat Elina... semangaaat kak... di tunggu kelanjutannya... 😍
2022-10-24
0