“Laura, bolehkah aku tidur di sisimu?”
Laura tersenyum menunjukan deretan gigi putihnya dan mengangguk dengan semangat, “Tentu! Suatu kebanggaan bagi saya bisa tidur di
sisi calon istri bos di masa depan!”
Senyum Elina memudar saat mendengar perkataan Laura. Yah, dia bisa maklum kalau orang-orang pasti berpikir bahwa dia adalah calon nyonya masa depan. Tapi itu salah dan yang akan menjadi nyonya mereka sudah jelas adalah Bulan Sang Pahlawan Wanita di novel ini. “Kamu berbicara omong kosong,” gumam Elina yang pasti tidak bisa didengar Laura dengan jelas.
Elina mengambil tas punggungnya dan menatanya menjadi bantal. Yah, tadi siang dia sudah berpengalaman tidur berbantal tas punggung, jadi dia sudah tidak kaget lagi. Elina merebahkan tubuhnya dan seketika itu juga dia merasa sangat nyaman. Ini jelas sensasi yang berbeda saat dia tidur di bangku dan tidur di atas tikar ini, meski sama-sama keras dan tidak empuk, setidaknya tikarnya lebih luas daripada bangku yang dijejer seperti tadi siang.
“Nona, apakah nyaman?” tanya Laura sudah melepas kaca matanya.
“Yah. Nyaman. Ngomong-omong, berapa umurmu?”
“28 tahun, Nona.”
“Apa? Kamu jauh lebih tua dariku. Seharusnya aku memanggilmu dengan sebutan Kak Laura. Maafkan aku karena memanggilmu dengan nama saja.”
Elina jelas merasa bersalah. Meski dia manja, dia masih memperhatikan norma kesopanan yang sudah diajarkan dan mandarah daging sejak
kecil.
“Tidak! Tidak apa-apa. Benar-benar tidak apa-apa, Nona.”
“Kalau begitu aku akan memanggilmu Kak Laura mulai sekarang.”
“Begitu, terserah Nona.”
Elina tidak bisa menghentikan orang lain menyebutnya “Nona” tapi setidaknya dia bisa memanggil orang lain sesuai dengan tingkatan umur.
Saat Elina sedang bercakap-cakap dengan Laura, tiba-tiba suara lembut menyela percakapan mereka.
“Permisi, apa saya boleh tidur di sini?”
Itu adalah Bulan!
Mood Elina tiba-tiba menjadi buruk lagi dan dia dengan cepat menolak. “Tidak. Kamu bisa tidur di sisi lain, aku tidak ingin bersebelahan denganmu. Aku membutu…
Hamil Anak Protagonis
BAB 52 – Pulang dan Tinggalkan Arka 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Nur Janah
terusss semangattt kk
2022-10-28
0
Johan Putra Madura
lanjutannya tur kok 2 hari kosong...
2022-10-28
1
Malika
ayo Elina mulai menjauh buat arka merasa kehilangan
2022-10-28
0