“Uhuk! Uhuk!” Elina terbatuk dan merasa perutnya tidak nyaman. Dia memegangi perutnya saat tersedak air minum.
“Elin, apa kamu baik-baik saja?” Ibu langsung menghampiri Elina dan menepuk pelan punggung putrinya. “Apa perutmu baik-baik saja?”
“Ya.” Elina akhirnya merasa lega. Dia menatap Arka yang sedang berlutut dan juga kebetulan Arka menatapnya penuh rasa khawatir.
“Paman, Bibi maafkan aku. Aku tahu aku tidak sopan. Tidak! Sepertinya aku sudah tidak waras. Maafkan aku!”
“Kamu tahu kalau itu tidak sopan tapi masih kamu lakukan.” Ayah jelas tidak suka dengan sikap Arka dan dia tidak mau repot-repot menutupi rasa tidak sukanya.
“Kamu tidak tahu waktu saat berkunjung. Apakah kamu tahu etiket?”
“Saya tahu saya salah. Tolong maafkan kelancangan saya sekali ini. Saya benar-benar ingin bertemu dengan Elina. Elin … jangan
menghindariku. Ayo kita bicara.”
“Huh!” Elina membuang muka.
Begitupun Neo yang langsung memasang tampang garang.
“Pertama-tama ayo berdiri jangan berlutut seperti itu. Paman Sam tolong ambil bingkisan yang dibawa Tuan Arka,” kata Ibu menengahi. Walau
bagaimanapun dia tidak bisa membiarkan calon penerus Keluarga Giandra berlutut. Bagaimana jika kabar itu tersiar di lingkaran sosial? Bukankah itu sama saja mempermalukan Keluarga Maharani?
“Terima kasih, Bibi.” Arka berdiri tapi dia juga masih gelisah. Dia akui dia bodoh dan gegabah. Dia tidak ingat waktu dan datang di saat waktu yang salah.
“Apa kamu sudah makan malam? Mari kita makan bersama. Paman tolong siapkan satu set peralatan lagi.”
“Tidak, saya-“
“Baik, Nyonya.”
“Ayo duduk. Kita bisa membicarakan hal-hal lain setelah makan.”
“Bu, kenapa harus mengajaknya makan?” keluh Neo sangat tidak suka.
“Neo!”
“Ugh.” Dalam keluarga Maharani, perempuan menjadi sosok yang paling ditakuti. Setelah mendapat tatapan tajam dari ibu yang lembut, Neo pun hanya bisa menahan keluhan dan duduk diam dengan wajah berkerut. Sementara itu
Elina lanjut makan tanpa menggubris Arka.
“Terima kasih.” Arka semakin tidak tahu malu d…
Hamil Anak Protagonis
BAB 85 – Kamu cemburu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments
Windy
Arka ktnya pintar dan kejam ko mau di bodohi sama bulan. itu brrti gblok lemah dan plinplan ga konsisten.🙏 skdr sran kasian hamil itu ga semudah di bayangkan jdi jgn terlalu di siksa
2023-01-09
1
Ida Blado
jika ingin mempertahankan posisi bukankah harusnya menikah dgn elina yg punya kedudukan,kok mlh buat pertunangan kontrak gadis kismin yg gk punya pengaruh,,, kn aneh.jgn langsung kasih lampu hijau si arka pekok ini
2023-01-09
6
Zainab Fitriaa
Lanjuut kak sampek tamat jangan di gantung ceritanya bagus
2023-01-09
0