Bapak Meriang

Hari-hari berlalu dengan indah bagi Jono. Pemuda itu sudah bisa menyesuaikan diri hidup keluarga Daniella. Dia mulai bisa bangun pagi dan tidak mengeluh lagi ketika harus ikut olahraga. Juga hubungannya dengan Daniella semakin akrab. Sedikit banyak, Jono mengerti kebiasaan-kebiasaan gadis pujaannya tersebut. Jono masih menyimpan rasa pada Daniella, meski hal itu tak bisa dia utarakan.

...****************...

Bapaknya Jono meriang lagi sore ini. Begitulah kalau kesehatan kurang terjaga, jatuh sakit itu sudah seperti ada jadwalnya. Sebulan dua kali atau sebulan tiga kali. Udah kayak minum obat aja. Meski sudah digosok pakai balsem, dipijat Emak, masih tak reda. Terus keningnya juga ditempelin koyo cabe. Tadi si To'ing, anak tetangga yang disuruh Emak beli ke warung. Cuma yang masih ngganjel di hati Emak, bapaknya Jono belum dikasih jamu tolak angin. Emak rada bingung pada bagian ini. Siapa yang disuruh beliin jamu, ya? Si To'ing mana mungkin disuruh, tempat yang jual jamu jauh dari rumah. Mana si To'ing nggak bisa bawa motor lagi.

Ya, iyalah. Anak usia tujuh tahun itu, naik sepeda onthel aja nyamping karena kakinya belum nyampek, nggak bisa jejak bumi. Apalagi bawa motor yang ada mesinnya. Bisa-bisa dia nyungsep ke got, kan?

Andai Jono ada di rumah .... Tanpa sadar, hati Emak bicara. Saat ini, dia teringat akan Jono yang biasa disuruh beli jamu tolak angin.

Hati emaknya Jono gundah gulana. Prihatin banget lihat suaminya yang melungker di dipan. Udah kayak pistol aja bentuknya. Badan meriang, panas dingin. Gemeteran dan merintih.

"Uuuh ... uuhh ... dingin bangeeet ..." lirih Bapak.

Padahal ketika tangan Emak menyentuh pelipis Bapak, angetnya minta ampun. Udah mirip kayak setrikaan arang yang baranya merah menyala.

"Eeegghh ... aduuuh, dingin banget. Mak, tambahin selimut, Bapak. Nggak kuat dingin," Bapak menggerung seperti anak kecil.

"Yaelah, Pak. Ini udah berapa lapis? Bapak pakek jaket, kaos kaki, pakai sarung terus selimut dua lapis, kepala ditutupin kupluk. Bapak…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!