Resah dan gelisah bukan kepalang. Di rumahnya Jono uring-uringan sendiri. Memikirkan Daniella sudah punya pacar. Pagi harinya, Jono masih melingkar di tempat tidur. Meski Emak sudah bolak-balik membangunkan Jono untuk segera bangun, mandi, sarapan, dan pulang ke rumahnya.
Lah, rumah yang mana? Jono bingung sendiri.
Oh, iya? Rumah keluarga angkatnya, dong. Rumah siapa lagi?
Huh! Males banget kalau ngingetin Daniella! Hati Jono kembali mangkel.
"Jono! Bangun, sarapan!" teriak Emak lagi dari luar kamar.
"Lagian pintu kamar pake dikonci-konci, kayak penganten baru aja!" terdengar lagi suara Emak nyap-nyap.
Jono sengaja menutupi telinganya dengan bantal. Jangankan pintu kamar, handphone-pun sengaja dimatikan biar nggak bisa dihubungi siapa pun. Saat ini ia benar-benar males berbicara dengan orang lain. Mau langsung atau lewat handphone, Jono sama-sama malesnya.
"Jono, lu nggak pulang. Ntar orangtua Belandamu itu kecarian?" Emak mengingatkan lagi.
Apaan sih, Emak? Emangnya aku anak ayam kalau hilang dicariin? Bodo amat! Males aku balik ke rumah itu. Nehi, nehi! Jono mengumpat sendiri di dalam hatinya.
...****************...
Siang hari pas perutnya udah bunyi kriuk-kriuk, mau tak mau Jono membuka pintu terus keluar kamar dan langsung menuju ke dapur. Sat! Set! Sat! Set! Buka tudung saji di atas meja makan. Kosong melompong? Jono tercengang, tangannya refleks mengelus-elus perut sendiri yang terasa perih melilit.
"Maaak?!" teriak Jono kesel banget.
Ke mana sih, Emak. Apa dia nggak masak? Batin Jono. Dia lalu melangkah pergi meninggalkan dapur menuju ruang depan.
Kosong sama seperti meja makan.
Apa Emak sama Bapak pada puasa? Jono tak abis pikir.
Dia keluar sampai halaman, celingak-celinguk lihat kanan dan kiri. Siapa tahu emak lagi ngerumpi di rumah tetangga. Hening, tak terdengar suara orang yang lagi heboh berghibah.
Tiba-tiba To'ing melintas di gang depan rumah.
"To'ing, sini!" panggil Jono.
"Ye, Bang?" To'ing nyamperin.
"Mau ke mana, lu?" tanya Jono dengan muk…
Mengejar Cewek Belanda
Uring-uringan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments