Memantau Pergerakan

Alice mengikuti kemana mobil Marcelino itu pergi. Dia juga mengambil jarak cukup jauh agar apa yang ia lakukan tidak membuat aktivitasnya di ketahui oleh Marcelino.

Setelah menempuh jarak beberapa meter serta membutuhkan waktu beberapa menit, Alice memberhentikan motornya jauh dari mobil Marcelino.

Pria itu juga memarkirkan kendaraan beroda empat di salah satu dermaga yang ada di sana.

"Mau ngapain dia ke dermaga laut seperti ini? Apa dia beneran mau ketemu para baladnya di sini atau menemui orang lain?" gumam Alice mematikan mesin motornya masih berada duduk di atas motor sambil memperhatikan Marcelino keluar mobi di susul oleh Amanda.

"Oh, rupanya dengan wanita tulang bully itu."

Alice turun dari motor setelah Marcelino dan Amanda masuk ke salah satu kapal yang ada di sana. Gadis itu melepaskan helmnya, memakai masker kemudian mengenakan topi hitam serta kacamata hitam untuk menutupi wajah aslinya.

Alice pun mengikuti langkah pria yang ia ikuti masuk ke dalam kapal untuk memastikan lebih lanjut apa yang akan terjadi di dalam sana dan siapa saja yang akan di temui Marcelino.

Namun, pergerakannya di halangi oleh orang-orang berperawakan tinggi dengan postur tubuh besar-besar.

"Mau kemana kau nona? Tunjukan tiket masuk ke dalam kapal!" pintanya menghadang Alice masuk.

"Oh shiit... tempat ini rupanya mengenakan keamanan dan menggunakan tiket masuk. Rupanya tidak sembarangan orang bisa masuk ke dalam," gumam Alice dalam hati mencari cara supaya bisa masuk ke dalam kapal besar itu.

"Hmmm saya tamu undangan spesial di sini, tuan. Saya tidak di berikan syarat masuk karena saya kenal baik dengan pemilik dan para tamu undangan yang ada di dalam sana." Alice mencoba bernegosiasi agar bisa amsuk ke dalam. Meski dirinya tidak tahu pasti siapa pemilik kapal tersebut dan tidak tahu siapa saja orang-orang yang ada di dalam sana, namun Alice berusaha untuk tetap masuk ke dalam sana.

"Saya tidak percaya itu. Tunjukan tiket masuknya!" dua penjaga itu tidak mudah percaya karena merek…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

KETURUNAN PRIA KAYA RAYA,???tetus kenapa mereka harus merampok sampai harus membunuh?? Apa hasil dr rampokan itu utk dijadi kan modal usaha mereka??

Gak perlu susah2 mencari mereka semua,Mereka semua berada di sekeliling Alice sendiri..👍👍👍

2024-01-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!