Cleo mendapatkan informasi pesan masuk dari no tidak di kenal. Dia terbelalak melotot sempurna melihat isi pesan tersebut. Dia tidak menyangka bahwa Marcelino mati.
"Arfan, kau lihat pesan ini! Ini Marcelino." Cleo terkejut sekaligus panik melihatnya.
"Bos, ini kenapa bisa terjadi? Tidak mungkin Marcelino mati begitu saja setelah hampir sepuluh tahun menjadi perampok." Arfan di buat tidak mengerti dengan keadaan saat ini yang terkesan tidak wajar.
"Kita kesana sekarang juga." Cleo berdiri melepaskan wanita yang ada di pangkuannya begitu tergesa ingin mengetahui lebih lanjut mengenai keadaan Marcelino.
Arfan juga ikut berdiri tapi di cegah oleh para wanita sewaan yang telah menjadi teman main mereka.
"Tuan mau kemana? Kita belum bermain, tuan." Cegah kedua wanita beperawakkan ideal serta masih muda dengan tubuh begitu menggoda iman serta pakaiannya sudah begitu lekat dan terbuka di bagian tempat.
Cleo terhenti di saat wanita itu memeluknya sambil meremas senjata Cleo. Arfan pun tak kalah terhenti di kala wanitanya terus mencium rakus bibirnya.
Kedua orang itu tengah berada di salah satu club malam yang sering mereka kunjungi di saat malam Minggu tiba. Pada akhirnya kedua pria yang sudah menegang itu tidak bisa menolak setiap sentuhan wanita malam cantik dan sexy.
Keduanya kembali tergiur oleh nikmat terlarang yang mereka ciptakan sendiri bersama wanita-wanita sewaan mereka yang selalu menemaninya di setiap ranjang panas di saat di butuhkan.
******
Alice melangkahkan kakinya begitu ringan setelah menghabisi satu nyawa yang sedari dulu ingin ia incar. Dia tersenyum puas bisa membalaskan dendam kepada salah satu diantara ketiganya.
"Jayden, Mommy, Daddy, Alice akan membalas setiap tetes darah yang keluar dari diri kalian. Tidak akan Alice biarkan mereka hidup dengan tenang." tangannya terkepal kuat mengepalkan rasa amarah ingin segera menghabisi semuanya. Namun, Alice harus sabar dalam menghadapi semuanya. Karena semua butuh waktu dan butuh proses untuk mengakhiri segal…
Alice ( Aku Kembali )
Menolong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 29 Episodes
Comments