Kecemburuan Sindi

Mata mereka terpaku menatap seseorang yang sedang mengancam. Mendengar kata dipecat mereka semua tertunduk diam dan takut. Tidak mudah masuk ke perusahaan ini, apalagi gaji yang sepadan tentu tak rela ditinggalkan.

Salah satu dari mereka angkat bicara mewakili yang lain. "Maafkan kami Bu, kami salah. Kami tidak akan mengulangi kesalahan kami lagi."

"Bu? Aku terlihat tua dimata kalian hah!"

"Tidak, tidak, Nona Sindi, jangan laporkan kami!" mereka mendongak sambil mengatupkan kedua telapak tangan.

Sindi menyebik lalu melangkah pergi.

Diluar sana Sony sedang menunggu.

"Sudah?"

"Loh, Kak Sony masih di sini, katanya mau ke kantin,"

"Iya, aku nungguin kamu, yuk!" ajak Sony.

Sindi mengekor dan sedikit malu memasuki kantin, matanya beredar mengamati keadaan kantin. Beberapa karyawan lain memperhatikannya. Mungkin karena Sindi asing dan David tak memperkenalkan dia sebagai asisten baru, lebih tepatnya asisten kedua.

Sony mengajak Sindi duduk di meja dimana David berada. Sedangkan Lina duduk terpisah.

Lina memperhatikan mereka dari jauh.

"Tuan David, Anda membawa kotak kue hati lagi?"

"Hm," deheman David terdengar malas.

Sony dan Sindi duduk di depannya.

David menyodorkan kotak bekalnya. Sony segera membuka dan mulai mengambil beberapa.

"Jadi yang menghabiskan kue buatanku adalah kak Sony," batin Sindi tak percaya.

"Eum, kue hati ini sangat enak, siapa Tuan yang membuatnya?"

David terdiam dan tak menyahut. Kedua matanya menatap Sindi. Dari tatapannya seperti memberi tahu kalau jangan bicara apa pun soal kue itu.

Sindi seolah mengabaikan pesan itu dan membuka mulutnya. "Kak Sony, kue i ..."

Belum selesai bicara David sudah memotongnya. "Kenapa kamu ajak dia ke meja kita?" Seakan sudah tahu apa yang akan dikatakan Sindi.

"Sindi kan baru di sini, tentu perlu teman."

"Kamu kenal? Sepertinya kalian berdua terlihat akrab."

Sindi terdiam, ia takut jika salah bicara.

"Iya, dia adalah gadis terbaik yang pernah aku temui." ucapan Sony membuat David tersedak.

"Hati -hati Pak!" Sindi m…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY

🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY

Bagus Sindi
Saatnya balas dendam ama pengkhianat dan Pelakor
Perjuangan Ucup mampir

2022-10-23

0

🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY

🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY

Bagus Sindi akhirnya Tahu Sahabat Sekaligus Pelakor

2022-10-23

0

🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY

🔵🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY

Suatu Hari nanti David akan menyesali telah melepaskan berlian demi batu kerikil seperti Lina

2022-10-23

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!