11. Rencana

Suara alarm pada jam yang berada di atas meja terdengar dengan nada dering suaranya. Sebuah tangan putih yang terlihat agak kekar menekan di bagian atasnya hingga suara itu lenyap.

Praja melangkah merapikan jam tangan hitam bermerek yang ada di tangannya setelah mematikan alarm jamnya yang berada di atas meja. Lihat lah pria dingin itu kembali mengalahkan jam. Ia lebih dulu bangun dari tidur dari pada jamnya.

Praja membuka gorden besar berwarna hitam, menarik nafas panjang membuat angin subuh yang masih gelap itu masuk leluasa pada indra pembauannya.

Bagi Praja sudah biasa ia bangun dan telah siap-siap dengan jas di tubuhnya di jam yang masih menunjukkan pukul 4 lebih itu. Hari ini ada miting pukul tujuh pagi dan ia tak boleh terlambat untuk datang walaupun perusahaan itu adalah miliknya sendiri.

Praja melangkah keluar dari kamarnya yang berada di lantai tiga. Menelusuri anakan tangga dengan langkah yang begitu berwibawa.

Langkah Praja terhenti mendapati Sumbawa yang sedang melakukan senam di ruang tamu dengan musik dangdut yang agak menganggu pendengaran Praja.

Sumbawa menoleh menatap Praja yang terlihat melangkah menuju meja makan.

"Ah, Praja!"

Sumbawa berlari menghampiri Praja yang terlihat dilayani oleh beberapa pelayan untuk sarapan seperti biasanya. Roti dengan selai kacang bercampur coklat, ya itu makanan saranpan kesukaan Praja.

"Apa kau ingin makan?"

Praja melirik dengan paras wajah datar. Seperti biasa tak ada senyum pada pria dingin itu.

Sumbawa tak menghiraukan tanggapan Praja, ini sudah biasa bagi Sumbawa. Jika mengambil hati tanggapan Praja ini maka setiap hari orang akan merasakan sakit hati.

Sumbawa menarik kursi tepat di samping Praja membuat Praja melirik tajam. Sumbawa meneguk salivanya, sepertinya ia telah salah duduk.

"Ah, maaf!"

Sumbawa bangkit, mendorong kursi agar kembali seperti semula dan berlari kecil menghampiri kursi yang berada cukup jauh dari Praja. Selama ini memang tak ada yang berani duduk di samping pria itu.

"Em, boleh Opah…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!