27. Tidak Ada Gunanya Bertanya

Kening Uci mengeryit saat cahaya matahari mengenai keningnya. Cahaya matahari yang masuk dari celah jendela yang ditutup oleh kain gorden berwarna coklat itu bergerak pelan saat angin pagi berhembus. Sepertinya para pelayan telah membersihkan ruangan kamar sehingga jendela kamar yang terhubung dengan balkon itu dibiarkan terbuka.

Tidurnya yang terganggu itu membuatnya bangkit dari kasur. Ia mengusap kedua kelopak matanya sambil menguap lebar. Ia menggaruk kepalanya yang tak gatal itu membuat rambut panjangnya berantakan.

Ia mendongak menatap ruangan kamar yang begitu asin baginya. Gadis kekanak-kanakan itu bahkan lupa jika kemarin ia telah resmi menikah.

Uci melangkahkan kakinya turun dari ranjang, melangkahkan kakinya yang tak beralas itu menyentuh lantai yang dingin karena hawa AC.

"Rumah ini besar sekali. Uci tidak suka."

Uci menghentikan langkahnya. Ia menggerakkan bibir ke kiri dan kanan yang dibiarkan monyong. Ia meloncat-loncat seperti anak-anak menganggap anakan tangga panjang ini adalah sebuah permainan.

Uci tersenyum menatap sosok pria tua berambut uban yang sedang senam sehat di ruang tamu sambil diiringi suara musik dangdut.

Uci berlari turun menuruni anakan tangga, menghampiri Sumbawa dan ikut mengikuti gerakan yang dilakukan pria tua itu.

Sumbawa menatap bingung sesaat memandangi Uci dan tak berselang lama ia tertawa. Menghentikan gerakan senam serta musik membuat Uci tersenyum memperlihatkan gigi putihnya yang tersusun rapi.

"Apa yang kau lakukan, Nak?"

"Uci melakukan apa yang pak lakukan."

"Ah, jangan panggil pak tapi Opah!"

"Opah?"

"Yah, Opah lebih suka dipanggil dengan kata seperti itu. Sekarang, kan kau itu adalah cucu Opah juga."

Uci mengangguk. Senyum dari gadis itu membuat Sumbawa mengusap gemas gadis yang ia jodohkan untuk cucunya.

"Oh, iya Opah mau tanya."

Sumbawa menoleh ke kiri dan kanan berusaha untuk memastikan jika tidak ada pelayan yang akan mendengar percakapan mereka. Setelahnya ia menatap menatap gadis itu dengan serius.

"Semalam ap…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!