Sukma yang melihat Sandi dan Bara pingsan di halaman rumahnya, berteriak memanggil Alexa dan yang lainnya.
"Lexa, Putri, Bulan, Bintang, cepat ke sini Nak," teriak Sukma.
Beberapa saat kemudian, Alexa, Putri, Bulan dan Pangeran Sabda Alam datang menghampiri Sukma yang terlihat kebingungan.
"Bunda, kenapa Ayah dan Mas Sandi sampai pingsan seperti ini?" tanya Alexa.
"Tadi sebelum mereka pingsan, Bunda melihat Ayah sama Sandi tersambar kilat. Bintang, apa kamu bisa membawa Ayah dan Sandi ke dalam rumah?" tanya Sukma.
"Baik Bunda," jawab Pangeran Sabda Alam kemudian menggunakan kekuatannya untuk membawa Bara dan Sandi masuk ke dalam rumah.
Sebenarnya Sukma dan yang lainnya merasa heran, karena saat ini cuaca dalam keadaan, cerah, bahkan mereka tidak mendengar suara petir.
"Kenapa ya Ayah sama Mas Sandi bisa sampai tersambar kilat? Padahal sekarang kan cuacanya sedang cerah, apalagi kita juga tidak mendengar suara petir," ujar Alexa.
"Entahlah, Bunda juga tidak mengerti. Sebaiknya Lexa ambil kayu putih supaya Ayah dan Sandi segera sadar."
Sukma duduk di dekat tubuh Sandi dengan mendekatkan kayu putih pada lubang hidungnya, karena Sukma mengira jika jiwa Bara masih berada di dalam tubuh Sandi, begitu juga dengan Alexa yang duduk di samping Bara.
Beberapa saat kemudian, Bara dan Sandi mulai sadar dari pingsan, dan Bara terkejut ketika melihat Sukma yang duduk di samping Sandi.
"Bunda ngapain duduk di samping Sandi?" tanya Bara.
"Ayah kan berada di dalam tubuh Sandi, apa Sandi lupa?" Sukma balik bertanya.
Jiwa Sandi dan Bara yang sudah berada di dalam tubuh masing masing tiba tiba berteriak dan tertawa bahagia sehingga membuat semua yang berada di sana merasa heran.
"Sandi"
"Ayah"
Teriak Sandi dan Bara secara bersamaan, kemudian keduanya saling berpelukan.
"Alhamdulillah, akhirnya kita sudah kembali ke tubuh yang seharusnya," ucap Bara.
"Iya Yah Alhamdulillah, ternyata kita tidak harus menunggu melakukan empat puluh kebaikan dulu," ujar Sandi.
Semuanya mengucap Hamdalah ke…
Suamiku Genderuwo Tampan
Bab 180 ( Kembali ke tubuh yang seharusnya )
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 241 Episodes
Comments
Tukang Ngehalu
hayo, sandi sama Budi janjian mau ngapain, 🤭
2023-12-24
2
Tukang Ngehalu
hadeuh, Sandi sandi
2023-12-24
1
Tukang Ngehalu
Alhamdulillah aku ikut bahagia
2023-12-24
1