Semua mata melihat ke arah Sandi dan Ali yang datang terlambat, tapi Ali dan Sandi merasa heran karena mata semuanya terlihat bengkak.
"Ali, sepertinya kita berdua telah melewatkan sesuatu yang membuat semua orang menangis," ujar Sandi.
"Iya Pa, padahal Ali pengen ikut nangis juga."
Sandi tiba-tiba mencubit Ali hingga menjerit kesakitan.
"Awwww, sakit Pa. Papa ngapain sih gak ada kerjaan pake nyubit Ali segala?"
"Bukannya tadi kamu sendiri yang bilang pengen nangis? Jadi Papa cubit kamu saja supaya kamu merasa kesakitan, mungkin dengan begitu kamu akan menangis," ucap Sandi dengan cekikikan.
"Ali bukan Anak kecil Pa."
Alexa mengajak Ali dan Sandi ke luar dari kamar Tuan Airlangga supaya keduanya tidak terus membuat keributan.
"Sebaiknya sekarang kita ke luar, kasihan Tuan Airlangga pasti pusing mendengar kalian berdua ribut," ujar Alexa.
"Tapi Ma, Ali masih penasaran kenapa Mama dan yang lain sampai menangis."
"Iya Papa juga," tambah Sandi.
"Kalian ikut Mama ke kamar, nanti Mama ceritakan. Bulan sayang, sebaiknya Bulan ke kamar juga," ujar Alexa.
Sebelum Alexa dan yang lainnya ke luar, Tuan Airlangga kembali mengucapkan terimakasih, karena lagi lagi Bulan sudah membantunya.
"Bulan, terimakasih banyak karena lagi lagi kamu sudah menolong Om. Om sudah banyak berhutang budi kepada Bulan, apa pun yang Bulan inginkan pasti akan Om lakukan. Apa Bulan ingin Kuliah ke luar negeri? atau Bulan ingin mobil atau apa saja," tanya Om Airlangga yang sangat merasa berhutang budi kepada Bulan.
"Om, sudah seharusnya kita saling tolong menolong, dan Bulan tidak menginginkan apa pun, karena Bulan ikhlas melakukannya."
"Mana boleh seperti itu. Bulan adalah penyelamat Om, jadi sudah seharusnya Om membalas budi," ujar Tuan Airlangga yang terus memaksa Bulan.
Bulan terlihat berpikir, karena saat ini Bulan membutuhkan pekerjaan. Meskipun keluarga Bulan bersedia membiayai semua kebutuhannya, tapi Bulan tidak mau merepotkan siapa pun.
"Kalau tidak keberatan, apa boleh jika Bulan bekerja di pe…
Suamiku Genderuwo Tampan
Bab 224 ( Meluruskan kesalahpahaman )
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 241 Episodes
Comments
Tukang Ngehalu
semangat terus Thor 🥰🥰
2024-01-26
1
Tukang Ngehalu
nah lho, auto kaget kan, makanya jangan suka gibah
2024-01-26
2
Tukang Ngehalu
dasar tukan gibah
2024-01-26
1