Yuna tak memberikan perlawanan apapun saat Fierce membalik tubuhnya, lalu menyatukan bibir mereka berdua. Seolah tak sadar ada di mana, Yuna malah membuka mulut dan memberikan akses pada suaminya untuk melesakkan lidah.
Kedua mata Yuna tertutup rapat, sementara tangannya mencengkram dada Fierce, dia terus meyakinkan diri agar tidak mengecewakan pemuda itu.
Buang rasa traumamu, Yuna, kamu bisa, kamu tidak boleh membuatnya marah, ayo balas dia! Batin wanita itu terus berteriak, seakan mengingatkan semua pengorbanan Fierce selama ini.
Dan karena itu, perlahan-lahan Yuna mulai mengecap, meskipun sedikit Fierce bisa merasakan itu. Ya, dia merasa sang istri mulai mau membalas ciumannya.
Menyadari hal tersebut Fierce pun tersenyum, dia semakin membuka matanya lebar-lebar dan memeluk Yuna dengan erat. Hingga saat merasa puas, pemuda itu baru melepaskan bibir Yuna.
Benda ranum itu terlihat memerah, karena sempat Fierce gigit dengan manja. Fierce menyibak rambut yang menutupi wajah Yuna, hingga dia bisa melihat Yuna yang tersipu. "Ingat perkataanku barusan, jangan sembunyikan apapun lagi dariku, karena semua itu justru membuatku merasa tidak dihargai."
Yuna langsung mengangguk.
"Terima kasih, Fierce. Dan aku minta maaf karena selalu membebanimu," balas Yuna dengan raut bersalah.
"Hei, itu sudah menjadi tugasku, Kak. Sebagai suami aku bertanggung jawab atas apa yang terjadi di rumah tangga kita. Dan lagi ...." Fierce menyentuh perut Yuna yang masih rata, semalam dia merasakan Yuna mencengkramnya. "Jangan pernah salahkan kehadiran dia yah. Karena kita tidak pernah tahu, apa yang akan Tuhan persiapkan ke depannya. Siapa tahu, kelak dia akan menjadi sesuatu yang membuat kita sangat bersyukur."
Mendengar itu hati Yuna semakin menghangat. Dia selalu saja terkagum-kagum dengan sikap suaminya. Perlahan Yuna meraih tangan Fierce, lalu mengecupnya sekilas. Dari tangan ini Yuna menemukan ketenangan.
"Aku akan mendengarkan semua ucapanmu, Fierce. Dan kamu boleh menegurku ketika aku memba…
Menikahi Wanita Ternoda
Bab 18. Memupuk Kepercayaan Diri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
SEMOGA Fierce tidak akan pernah berubah sikap dan juga perasaan nya ke Yuna,Maklum aja Fieriitu masih terlalu muda, Takut aja suatu saat dia akan bosan dgn kehidupannya sekarang..
2024-10-17
0
Qaisaa Nazarudin
Risih banget aku bacanya kalo masih ada kata KAKAK di situ..🙇🙇
2024-10-17
0
Cipika Cipiki
bijak sekali kamu Fierce 😘 bijaknya ngalah_ngalahin Deddy kamu ini mah 😄
2024-06-13
0