Tanpa tahu kegiatan apa yang sedang dilakukan sang adik, Aneeq menyambangi ruangan Fierce untuk mengajak pemuda itu makan siang. Dia mengetuk pintu terlebih dahulu, tetapi sampai beberapa saat tidak ada sahutan apapun dari dalam.
"Apakah dia sudah keluar?" gumam Aneeq dengan kening yang mengerut.
Dia kembali mengetuk benda persegi panjang itu, tetapi hasilnya sama, sehingga dia memilih untuk memutar gagang pintu. Namun, kedua alis Aneeq langsung bertautan ketika menyadari bahwa ruangan itu dikunci.
"Sepertinya dia memang sudah keluar. Cih, kepercayaan dirinya benar-benar tinggi," gumam Aneeq sambil geleng-geleng kepala, karena mengingat Fierce dengan rambut merahnya.
Dia sama sekali tidak tahu kalau di dalam sana Fierce dan Yuna sedang berkeringat bersama.
Karena sedang berada di puncak nirwana, keduanya tak mengindahkan suara-suara di sekitar mereka.
Akhirnya pria matang itu turun hingga ke lobby dan langsung disusul oleh Caka. Sebelum pergi ke basemen, Aneeq menyempatkan diri untuk menanyakan adiknya pada seorang resepsionis.
"Apakah Tuan Fierce sudah turun?" tanya Aneeq.
"Tuan Fierce tadi sudah turun, Tuan, tapi beliau naik lagi karena istrinya datang. Sepertinya mereka makan siang bersama di atas," jawab sang resepsionis dengan jujur. Sementara Aneeq langsung membulatkan kelopak matanya.
"Apa? Jadi Yuna datang ke perusahaan?" tanya Aneeq dengan nada yang terdengar menyentak. Dan hal tersebut membuat sang resepsionis terkejut, dia tak merasa membuat kesalahan, tetapi kenapa respon bosnya begitu berlebihan.
"I—iya, Tuan, tadi ada seorang wanita membawa bekal makan siang, dan Tuan Fierce menghampirinya sambil memanggil dia sayang."
Wanita itu menjawab dengan terbata-bata. Sementara Aneeq masih tak percaya, jadi, ternyata Fierce sedang bersama Yuna. Dia yakin pemuda itu tak hanya sekedar makan siang di ruangannya.
"Cih, dia sudah semakin berani ternyata!" gerutu Aneeq dengan tatapan kesal. Entah kenapa dia semakin merasa tersaingi sekarang.
"Ada apa, An?" tanya Caka…
Menikahi Wanita Ternoda
Bab 55. Membuat Seluruh Wanita Iri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 61 Episodes
Comments
Gia Nasgia
Terimakasih kak Othor untuk karyanya yg menghibur 👍🙏
2026-04-06
0
Katherina Ajawaila
bagus alur ceritanya ngk neko2 yg baca jd semangat. TQ thour
2024-12-14
0
Lusiana_Oct13
Makasih thor karya mu simple dan tdk bertele2 saya sukaaaaa❤❤❤❤
2024-12-08
0