"Pelangi, bagaimana kabar Papa dan Mama mu?" Papa mengulang pertanyaannya melihat Pelangi hanya diam saja.
"Pa, seperti yang sudah aku bilang tadi, Pelangi ini hidup sebatang kara. Orangtuanya sudah meninggal." Gerald yang menjawab.
Membuat papa dan mama benar-benar terkejut. Selama ini mereka masih menunggu kedatangan kedua sahabatnya itu meskipun tak ada harapan lagi untuk menunaikan janji masa lalu. Namun, ternyata kedua sahabatnya itu tidak pernah datang karena telah meninggal dunia.
"Pelangi, apa yang menyebabkan Papa dan Mama mu meninggal? Maksudnya, apa mereka sakit?" Tanya papa lagi.
Sementara mama sudah tidak bisa berkata-kata. Belum hilang rasa terkejutnya mengetahui jika Pelangi pernah hamil dan keguguran, kini ditambah lagi dengan kenyataan bahwa kedua sahabat yang pernah berjanji akan datang setelah anak-anak mereka beranjak dewasa ternyata telah meninggal dunia.
"Papa dan Mama ku meninggal di tempat saat mengalami kecelakaan, Om." Jawab Pelangi.
Terdengar helaan nafas berat papa sambil mengusap wajahnya, pun dengan mama yang kembali menyandarkan tubuhnya di sofa.
Beberapa saat ruangan itu sunyi, hanya empat pasang mata yang sesekali saling melirik satu sama lainnya.
Gerald ingin sekali mendekati Pelangi, namun mendapatkan lirikan tajam dari mama membuat nyalinya menciut dan akhirnya hanya duduk terpaku di tempatnya.
Setelah merasa lebih baik, mama kembali menegakkan posisi duduknya. Wanita paruh baya itu terlihat beberapa kali menghela nafasnya sambil melirik Gerald dan Pelangi bergantian.
"Gerald, Pelangi, ada yang mau Mama katakan pada kalian berdua. Ini tentang janji masa lalu kami dengan orangtuanya Pelangi. Meskipun sudah sangat terlambat dan Mama rasa sepertinya sudah tidak mungkin lagi menunaikan janji itu, tapi Mama tetap akan memberitahu kalian berdua. Bahwa sebenarnya kalian berdua itu pernah dijodohkan saat masih kecil. Namun karena permintaan konyol Bagas dan Ayu yang menantang kami kala itu, membuat kami tidak pernah bertemu lagi."
Pelangi…
Pelangi Setelah Badai
BAB 17. MENCEGAH PERGI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
nah gitu kan baik... restui anak agar mereka bahagia...
2024-02-16
0
Ilfa Yarni
akhirnya direstui jg
2023-03-15
1
Anne Rukpaida
yes d restui... bner kan...
2023-03-15
1