Plak...
Satu tamparan keras mendarat sempurna di pipi Devano, laki-laki itu mengusap pipinya yang terasa panas, sepanas emosi Silvi yang mendidih mengetahui kekasihnya itu memenjarakan papanya.
"Katakan, apa yang mereka berikan sampai kau mau maunya saja diperintah oleh mereka? Aku dan Papa ku bisa memberikan yang lebih daripada apa yang mereka berikan padamu!" Teriak Silvi begitu marahnya, teriakannya itu sampai mengejutkan beberapa karyawan yang lewat didepan ruangan Devano.
"Kau pikir, aku anak kecil yang bisa disogok dengan permen?" Devano tertawa kecil, sebisanya ia bersikap tenang menghadapi kemarahan Silvi.
"Dev, aku mau kau bebaskan Papa ku sekarang juga!"
"Mana bisa seperti itu, bahkan Papa mu itu belum merasakan dinginnya lantai tahanan." Devano tersenyum tipis, mengingat bagaimana dirinya seminggu dalam tahanan setiap malam meringkuk memeluk tubuh karena hawa lantai yang begitu dingin.
"Bahkan hukuman penjara kurasa belum sebanding dengan apa yang sudah Papa mu perbuat. Menghilangkan nyawa dua orang sekaligus, dan apa kau tahu, perbuatan Papa mu itu membuat seorang anak menjadi yatim piatu." Devano menundukkan sedikit kepalanya sembari memejamkan mata membayangkan bagaimana terpuruknya Pelangi kala itu kehilangan kedua orangtuanya dalam satu waktu dengan cara yang tragis.
"Itu tidak mungkin, Dev, Papa ku tidak mungkin melakukan hal sekeji itu." Silvi tidak terima papanya dituduh.
"Aku pun tidak percaya jika tidak mendengarnya langsung, seorang Handoko dengan tega melenyapkan nyawa orang hanya karena tidak ingin tersaingi dalam bisnis." Devano tersenyum miring, ternyata calon mertuanya itu lebih kejam dari pada dirinya.
"Jika kau tidak percaya, kau bisa lihat sendiri buktinya." Devano mengeluarkan ponselnya dari saku jasnya, memperlihatkan kepada Silvi salinan rekaman bukti kejahatan papanya.
Silvi menggeleng tak percaya dengan apa yang dilihat, ternyata papanya memang melakukan kejahatan itu. Namun, bagaimanapun juga itu adalah papanya dan ia tidak mau pa…
Pelangi Setelah Badai
BAB 35. ANDAI SAJA BISA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments
Nurlaila Hasan
kl penyesalan memang di akhir dev,, kl d awal namanya pendaftaran wk.wk.wk.wk.
2025-02-12
0
Yunerty Blessa
menyesal pun dah tak berguna Devano karna semua nya telah terjadi...
2024-02-17
0
Ilfa Yarni
makanya Deviana jgn buta Krn rayuan dan harta berfikir dulu sebelum bertindak klo sudah begini baru menyesal
2023-04-02
0