"Gerald apa-apaan kamu." Pelangi yang sedang memeriksa beberapa dokumen penting, terkejut ketika tiba-tiba saja Gerald masuk dan menutup pintu ruangannya dengan cukup keras.
Dengan nafas yang sedikit tersengal-sengal karena berlari, Gerald melangkah menghampiri Pelangi dan berdiri tepat didepan meja kerja Pelangi sambil mengatur nafas.
"Pelangi, kamu... Kenapa minta Papa buat bebasin Devano?" Tanyanya dengan nafas yang naik turun. Benar-benar tidak terima jika calon istrinya ini membebaskan rivalnya itu, terlebih kata-kata Pelangi yang seakan masih memiliki rasa pada mantannya itu.
"Jadi kamu kesini cuma buat nanya itu aja, iya?" Pelangi menautkan kedua alisnya, dan ketika melihat Gerald mengangguk ia langsung memalingkan wajahnya.
"Aku kira ada apa," ujar Pelangi, lalu meraih sebuah map lainnya untuk ia periksa.
"Pelangi, aku tahu kamu marah sama aku karena kejadian di cafe kemarin. Tapi gak juga kamu harus bebasin Devano kalau cuma untuk membalas aku." Kedua mata Gerald sudah nampak berkaca-kaca, terlebih karena sikap Pelangi yang cuek padanya.
"Memangnya kenapa sih kalau aku bebasin Devano? Lagian siapa juga yang mau balas kamu, mau kamu beneran balikan sama Silvi apa perduli ku?" Ujar Pelangi dengan acuh. Namun, dalam hatinya ia ingin sekali tertawa melihat dari ekor matanya tampang Gerald yang tampak seperti ingin menangis.
Sejak semalam Pelangi terus memikirkan Gerald, sama sekali tidak ada niat untuk membatalkan pernikahannya. Dimana lagi ia bisa mendapatkan lelaki setulus Gerald yang mencintainya dan menerima dirinya apa adanya. Hanya saja ia sedikit kesal dengan calon suaminya itu yang berbohong dan ingin memberinya sedikit pelajaran.
Terdengar suara ketukan dibalik pintu ruangan, mengalihkan tatapan Pelangi dari tumpukan dokumen di mejanya. Gerald pun ikut menoleh ke arah pintu.
Ketika Pelangi mempersilahkan masuk orang yang mengetuk pintu ruangannya, seketika kedua mata Gerald terbelalak melihat siapa yang datang.
Devano, laki-laki yang baru saja dibicara…
Pelangi Setelah Badai
BAB 30. MEMBERI SEDIKIT PELAJARAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
sabar lah Gerald....itu suatu pelajaran juga agar jujur dalam apa pun jua..
2024-02-16
0
Ilfa Yarni
kasian Gerald pelangi laki2 baik kyk gitu dikerjain manaau nangis LG hahaha pelangi2
2023-03-28
1