"Kau mau mati sepertinya."
Sean suka, sungguh. Melihat lawan bicaranya terpancing emosi adalah salah satu keberhasilan Sean. Meski dia tahu akibat yang akan dia terima setelah ini. Apalagi jika bukan pukulan dari Abrizam yang berhasil membuat sudut bibirnya berdarah.
"Cih, kemampuanmu sebatas ini saja? Ayolah, Mas ... kekuatanmu belum matang, masih pemula? Atau jarang latihan?"
Sean tengah mengejek kemampuan Abrizam. Senyum tipis tersungging di balik wajah tampannya. Dia sama sekali tidak membalas, dia membebaskan Abrizam meluapkan amarahnya. Mungkin kurang malam itu, Abrizam masih marah dan menolak fakta bahwa Sean mengubah takdir adiknya.
Tidak peduli sebanyak apa Abrizam memukulnya. Sean hanya menghadapi pria itu dengan senyum tipisnya. Jangan ditanya seberapa besar amarah Abrizam, Sean yang meremehkannya dengan tatapan itu membuatnya benar-bear gelap mata.
"Mas!! Mas lepaskan!!"
Dia yang gelap mata tidak menyadari jika saat ini sudah dikerumuni adik-adiknya. Hanya ada Bayu dan juga Mardi laki-laki yang kini berada di rumah. Keduanya bahkan butuh usaha untuk memisahkan Abrizam yang menghantam Sean tanpa henti dengan alasan amarah.
Tangisan Zalina yang berusaha melindungi Sean dalam pelukan membuat Abrizam mundur sebentar. Masih dengan Bayu dan juga Mardi yang menahannya, pria itu masih tidak puas walau Sean sudah meneteskan darah dari hidungnya.
"Awas, Zalina ... Mas harus beri pelajaran bedebah itu!!" titah Abrizam dengan suara yang kian meninggi.
"Mas gila?! Tidak lihat suamiku sudah begini? Jika sampai dia kenapa-kenapa mas mau tanggung jawab hah?!!"
Zalina memang berubah, hal itu sangat terasa di benak Abrizam. Adiknya yang penurut berani membentak sejak menjadi istri pria yang asing yang sama sekali tidak dia harapkan. Sejak awal memang ingin Abrizam penjarakan, tapi karena campur tangan kiyai Hasan keputusan Abrizam kalah pada akhirnya.
"Kamu memang benar-benar melawan, Na ... Sean aku benar-benar membencimu!!"
"Mas hentikan!! Dia bisa mati!! Jangan bodoh,…
Pernikahan Tak Terduga
BAB 19 - Berhenti Mengusiknya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Yus Warkop
😂😂😂😂 sakit dipukuli gak seberapa , justru bhagia karena sang istri justru menangisinya
2024-11-23
1
Kimo Miko
😆😆😆😆😆😆😆sean sean kamu udah babak belur malah ngarep dihajar lagi gegara zalina menangisinya. kocak kau sean.... 😆😆😆😆
2025-12-29
0
Halimah As Sa'diyah
kampret kau Sean,malah ke enak kan nih anak.
bagus Nia,umpat lagi kakamu yang sok suci itu,sok alim
2025-01-20
0