"Ehm syukurlah, lalu kita bagaimana?"
Bagaimana? Bagaimana apanya? Mata Ana membola begitu mendengar pertanyaan Axel. Bukan hanya sedikit, tapi banyak bingungnya mengingat Ana tidak bisa menerka dengan jelas maksudnya, khawatir justru salah menduga.
"Kita akan hadir tentu saja, dia juga mengundangmu di pernikahannya," jawab Ana berusaha menutupi kegugupannya, sontak jawaban itu berhasil membuat Axel menghela napas pelan.
"Bukan soal itu, An, tapi maksudku kita berdua bagaimana? Apa mungkin bisa seperti Irham dan calon istrinya juga?"
Axel akui mungkin saja pertanyaannya ambigu, tidak jelas ditambah lagi pandangan Ana terhadapnya mungkin berbeda. Untuk itu dia kembali bertanya, sejelas-jelasnya meski jujur saja Axel sadar dia sama sekali belum pantas melamar seorang wanita.
Beberapa saat, Ana masih terdiam dan memilih bungkam. Sejak awal, Ana hanya mengharapkan sosok ayah untuk Satria, tidak lebih. Namun, untuk menolak mentah-mentah juga tidak bisa, mata Axel terlalu lembut untuk menerima penolakan.
Selain itu, Ana juga khawatir Axel justru enggan mengutamakan Satria jika nanti dia menolaknya. Hembusan angin mengisi kekosongan mereka, Ana mengalihkan pandangan dan Axel menarik kesimpulan walau tanpa jawaban.
"Tidak apa ... jangan dipikirkan, An. Aku terlalu lancang sekarang," ucap Axel kemudian mengulas senyum, seketika Ana merasa bersalah melihat ketegaran Axel.
Axel yang seharusnya gugup, tapi justru Ana yang panas dingin. Wanita itu mencari cara demi menyamarkan ketidaknyamanannya. Mencari hiburan di sosial media sudah, minum juga sudah habis satu botol hingga Axel mengerutkan dahi.
Tidak punya cara lain, Ana melangkah dan mengabadikan lingkungan sekitar dengan kameranya. Asal jepret tentu saja, sesadar itu dia diperhatikan karena memang mata Axel tidak berpaling darinya.
Jangan ditanya bagaimana perasaannya, jelas saja gugup luar biasa. Hari ini Axel tengah berperan sebagai seorang ayah yang menemani putranya ke sekolah, tapi yang terjadi Axel juga seakan mengaw…
Pernikahan Tak Terduga
Extra Part 14 - Edisi Ana - Axel
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
Rismawati Damhoeri
alangkah berjiwa besarnya kamu Ama, orangtuamu di bantai, dan kau di perkosa. sekarang engkau berdamai dg pelakunya. semoga kau bahagia ana....
2025-11-12
0
Galih Pratama Zhaqi
ini Cakranya calon suami si Meraa kah ?
2025-06-23
0
Sulis Tyawati
itu Cakra suaminya Ameera kan
wahh ternyata sdh nongol aja tpi pake seragam putih biru😁😄
2025-05-03
0