Seperti yang sudah dia katakan, Sean bukan seseorang yang suka melihat orang susah, tapi tidak jika melihat Abrizam. Dia bahkan ingin melakukan selebrasi di hadapan mereka dan membuat Abrizam jantungan jika bisa.
Hingga ketika mereka sudah tiba, cekcok antara Abrizam dan Ayunda masih terus bertahan dan semakin memanas. Jeritan tangis Ayunda dan suara menggelegar Abrizam memaksa Sean turut mengejar Zalina yang tiba-tiba berlari menghampiri kakaknya.
Awalnya Sean tertawa, tapi begitu melihat keadaan bayi tak bersalah itu kejang-kejang hati Sean mendadak merasa berdosa. Cekcok yang Sean pikir hanya karena salah paham, ternyata lebih mengerikan dari itu.
Abrizam marah besar lantaran Ayunda baru pulang hampir magrib begini. Lebih parahnya lagi harus dipaksa lebih dahulu, dan Abrizam menghubunginya berkali-kali demi mengabarkan jika buah hatinya panas.
"Otakmu dimana, Ayun_"
"Mas!! Jangan gunakan kekerasan ... utamakan putramu, bawa ke rumah sakit sekarang."
Sejak tadi Sean hanya memantau, tapi ketika Abrizam hendak melayangkan bogem mentah ke wajah istrinya Sean angkat bicara. umi Rosita dan kiyai Husain juga sudah panik melihat buah hati Abrizam, anehnya orangtua dari bayi itu masih sempat bertengkar lebih dulu, sungguh Sean tidak habis pikir.
"Jangan ikut campur!! Aku berhak memberinya pelajaran, Sean!!" gertak Abrizam marah besar, sementara umi Rosita bersama sang suami sudah berlalu lebih dulu membawa putra Abrizam ke mobil.
"Iya nanti, sekarang dahulukan yang penting ... cepat sana susul umi."
Jika biasanya Sean akan semakin memancing emosi Abrizam, saat ini dia beriskap berbeda. Yang dia pedulikan adalah anak tidak berdosa itu, bukan orang tuanya.
Kemarahan Abrizam belum selesai, pria itu kembali hendak menyakiti Ayunda sebenarnya. Namun, hal itu dia hentikan lantaran umi Rosita berteriak meminta Abrizam segera naik, persetan dengan Ayunda yang kini menangis tersedu-sedu layaknya paling menderita.
Tidak setenang suasananya, senja kali ini begitu panas di kediaman m…
Pernikahan Tak Terduga
BAB 96 - Memang Licik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 183 Episodes
Comments
_yuniarti.sherli_
gerakan reflek seorang ibu itu nyata...buktinya zalina 😂
2024-12-03
0
Wani Ihwani
sean ini modus nya pura pura lupa handuk,
2025-04-30
0
Halimah As Sa'diyah
ah Sean cari kesempatan dalam kesempitan dia
2025-01-21
0