Berapa terkejutnya Umi ketika melihat hasil tes DNA sudah keluar. Rasa-rasanya ia sudah tidak sanggup lagi untuk menggertak Dealova. Di tambah lagi semua data benar-benar menunjukkan jika hasil tes tersebut sangat akurat dan menujukkan jika Dealova adalah darah dagingnya.
Abah Muslih tampak menepuk perlahan bahu istrinya. Umi Najwa menoleh seketika ke arah suaminya. Tangannya masih terlihat gemetar sambil memegang selembar kertas tersebut.
"A-apakah kita pernah melakukan kesalahan?" tanya Umi terbata.
"Tidak tahu, sungguh aku tidak pernah bisa membayangkan jika sebenarnya kita mempunyai putri kembar. Tidak hanya memiliki satu putri, melainkan dua. Hanya saja Allah membuat kita seolah hanya mempunyai seorang putri."
Mendengar ucapan dari suaminya benar-benar membuat hati Umi Najwa semakin merasa bersalah karena baru menyadari jika saat itu ia telah melahirkan putri kembar. Akan tetapi entah mengapa dokter dan tenaga medis yang lain seolah menyembunyikan kenyataan bahwa hal itu terjadi.
Umi Najwa memegang tangan suaminya, lalu menatapnya sambil berkaca-kaca. "Apakah kita harus menyelidiki hal ini benar-benar?"
Abah Muslih tampak mengangguk karena sesungguhnya ia pun penasaran dengan apa yang sebenarnya telah terjadi. "Kenapa aku justru mencurigai adikku sendiri?"
Bagaimana pun adik Abah Muslih memang ada yang tidak suka akan kehadiran Umi Najwa di dalam keluarga besarnya. Apalagi Umi Najwa tidak berasal dari santriwan atau putri
seorang Kyai atau pemula agama. Sehingga wajar saja jika ia dibenci.
Apalagi saat melihat Umi Najwa langsung hamil, sementara itu adik perempuannya telah lama menikah tetapi tidak kunjung hamil. Mungkin ada rasa benci yang tumbuh dan membuatnya bertindak nekad.
"Bagaimana ini?" Umi Najwa tampak khawatir.
Selama ini ia justru bersikap kasar pada Dealova, tetapi saat melihat kelopak dan binar matanya membuat Umi teringat akan pesona Aisyah. Kedua tangannya menangkup wajahnya yang sudah tidak muda lagi.
"Astaghfirullah, maafkan Umi, Nak."
Abah me…
DEALOVA (Bukan Bidadari)
Bab 34. PUTRI YANG TERBUANG
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments