TUK!
TUK!
TUK!
Jari-jari kecil Mayuri mengetuk meja. Wajahnya terlihat sangat kesal. Emilia pun mulai bertanya-tanya apa yamg terjadi sehinga membuat mood sang nona tidak bagus.
" Nona? Apa yang membuat nona merasa kesal hari ini?" tanya Emilia sambil menuangkan teh ke cangkir kosong Mayuri.
" Arghh!! Aku kesal sekali, Emi!!" teriak Mayuri.
Mayuri menatap ke arah Emilia.
" Sudah 20 kali aku beradu pedang dengan Ron! Dan tidak pernah sekali pun aku menang melawannya!!" sambung Mayuri.
" Tuan Ron itu komandan pasukan. Sudah puluhan tahun dia berlatih pedang. Bahkan tuan Leon sendiri saja kewalahan jika harus melawan tuan Ron sendiri." sahut Emilia.
" Huh? Papa kewalahan? Mana mungkin!"
Emilia tersenyum.
" Bu.. Bukankah papa itu seorang ahli pedang? Kenapa bisa kewalahan?" tanya Mayuri.
Emilia tertawa kecil.
" Tuan Leon tidak ahli dalam mengayunkan pedangnya. Pada dasarnya, tuan Leon itu hanyalah seorang penyihir. Sangat bertolak belakang dengam tuan Ron. Saat mereka berdua berada di medan perang yang sama, tuan Leon selalu membantu tuan Ron dengan sihir-sihirnya. Sedangkan tuan Ron sendiri bergerak di garis depan guna melindungi tuan Leon dari serangan para monster."
Mayuri terdiam.
" Jadi, papa seorang penyihir. Dan.. apakah mama Mayuri..?"
Mayuri menatap ke arah Emilia.
" Kalau begitu, bagaimama dengan mama?!" tanya Mayuri.
" Hm.. Kalau nyonya sendiri.."
CLACK"
Pintu kamar Mayuri terbuka, dan Leon pun muncul dari balik pintu. Baik Mayuri maupun Emilia langsung menatap ke arah pintu.
" Maria adalah seorang summoner sama sepertimu." jawan Leon.
Mayuri terkejut.
" Apa? Yang benar?" tanya Mayuri tidak percaya.
Leon mengangguk.
" Maria berasal dari keturunan seorang summoner. Kamu adalah anak Maria, tentu saja kamu mewarisi kemampuannya." jawab Leon.
Mayuri terdiam.
" Tapi.. " Leon terdiam dan menatap ke arah Mayuri dengan serius.
" Tidak kusangka bahwa kamu pun mewarisi keahlian berpedangku! HAHAHA..!!" sahut Leon dengan girang.
" Tuan ini pandai bercanda! Padahal tuan…
Let Me Enjoy My New Life As A Duchess
Bab 12 Margareth Lewis (Part 2)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments