Bab 21 Menuju Kediaman Primos ( Part 2 )

Saat ini Mayuri sedang berada dalam pelukan Zen. Jantungnya berdetak sangat kencang. Dia berharap bahwa Zen tidak mendengar suara detakan jantungnya itu.

" Pembayaran sudah saya terima, nona Mayuri. Saya akan membantu anda membawa hidangan ini ke prajurit kita." sahut Zen.

" Uh.. Kenapa kamu suka sekali menciumku?" tanya Mayuri di sertai dengan wajah merahnya.

Zen menatapnya.

" Akan terasa aneh jika aku mencium wanita yang bukan tunanganku." jawab Zen.

" Jadi, kalau tunanganku bukan aku? Apakah kamu akan tetap menciumku?" tanya Mayuri.

" Hm? Hal itu sungguh mustahil."

" Mustahil untuk menciumku yang bukan tunanganmu?"

" Mustahil jika ada wanita lain selain kamu yang menjadi tunanganku." jawab Zen di sertai dengan senyuman khasnya.

" Hmph.. Apakah kamu lupa jika aku ini Diana? Apa yang barusan kamu katakan padaku semua, itu hanyalah omongan belaka." sahut Mayuri.

" Hm? Terus?"

Zen mulai menunjukkan wajah yamg kesal. Mayuri sedikit terkejut melihat perubahan wajah Zen.

" A.. Apakah kamu lupa bahwa yang secara resmi menjadi tunanganmu itu adalah Mayuri, bukan Di.. Diana.." jawab Mayuri sambil perlahan menjauhi Zen.

Zen pun mulai bangkit dari tempat duduknya dan perlahan berjalan mendekati Mayuri. Mayuri pun perlahan berjalan mundur menjauhi Zen. Sampai akhirnya badan Mayuri menempel ke dinding.

BAMM!!

Zen menghantam tembok yang berada di belakang Mayuri hingga retak.

" Dengarkan aku baik-baik. Aku tidak peduli dengan Mayuri mau pun Diana. Yang sekarang berada di hadapanku itu KAMU! Kamu yang menjadi tunanganku! Jadi jangan sekali-kali kamu menyebut dirimu bukan Mayuri atau kamu Diana. Itu hanyalah sebuah nama." sahut Zen tegas.

Dengan tangannya yang sedikit bergemetar, Mayuri perlahan menyentuh tangan Zen yang terluka akibat menghantam tembok.

" Tetapi.. Mau bagaimana pun, jika jiwa Mayuri kembali, maka jiwa Diana akan menghilang. Aku sendiri pun sudah tidak tahu lagi siapa diriku. Apakah aku Mayuri? Apakah Aku Diana? Asalkan kamu tahu, perlahan-lahan aku melihat serpi…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!