Tooooeeeeet!!!
Tooooeeeeet!!!
Tooooeeeeet!!!
Tiga kali terompet ditiup dari atas pohon tertinggi di hutan Hitam. Tanda perang antara para makhluk kegelapan akan segera di mulai.
Wusss wusss wusss
Klewerrr bledarrrrrr bless
Suara-suara asing yang baru pertama kalinya Satria dengar membuat jantungnya berdegup kencang sekali.
Sesekali terdengar lengkingan teriakan, hentakan derap kaki kuda yang berlarian sepanjang jalan setapak hutan Hitam.
Suara-suara deru desing seperti senjata yang berkali-kali dihembuskan dari selongsongnya semakin membuat keadaan kian genting.
Nguung nguung nguung
Nguung nguung nguung
Sirine yang bergaung membuat suasana hutan Hitam yang gelap gulita tanpa adanya siang menjadi ramai gaduh.
Angku yang sedari tadi masih fokus duduk bersila di atas singgasana batu besarnya kini turun dan menatap wajah Satria dengan penuh arti.
Satria seperti faham bahasa kalbu Angku dan ikut mengangguk.
"Mari! Saatnya kita turun gunung mengakhiri pertikaian ini semua di hari kedua!"
Ternyata Raja Satan menyetujui peperangan hanya akan ada selama dua hari saja.
Angku khawatir jika perang terlalu lama, maka yang paling dirugikan adalah masyarakat sipil yang tidak tahu apa-apa.
Bangsa Iblis serta anak-anak setan otomatis akan banyak yang menjadi korban termasuk menjadi yatim piatu karena ayah ibu mereka mati di medan pertempuran.
Angku sangat memikirkan itu.
Jauh berbeda dengan Satan yang kurang peduli dengan kehidupan pasukan pengikutnya.
Angku berjalan di depan dengan Satria mengekor tepat dibelakangnya.
Pasukan siluman dan keturunan jin-jin Islam yang bertubuh tinggi besar membuat suasana malam yang biasanya dingin menjadi panas hingga tubuh Satria berkeringat.
Satria juga kaget sekali. Ternyata bangsa jin dan setan, siluman demit itu banyak sekali jika dikumpulkan.
Bahkan jauh lebih banyak populasinya ketimbang manusia yang juga berkembang biak dengan cepat.
Namun ternyata perkembangan biakan iblis jauh lebih cepat dari manusia.
Iblis juga bisa membelah diri menjadi…
TERJEBAK DI DUNIA LAIN
Episode Kedelapan Belas (Perang Di Alam Lelembut)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 27 Episodes
Comments