Episode Kedua Puluh Satu (Bolak-balik Terjebak Dunia Lain)

"Sepertinya Elo harus berobat ke dokter spesialis, Sat biar ga sering pingsan."

Irhamsyah memberikan Satria saran.

"Bukan seperti itu deh, Ham! Ini, beda. Bukan sejenis penyakit yang bisa disembuhkan lewat medis!"

"Hahh? Maksudnya apa? Jujur gue gagal faham. Keseringan pingsan itu kayak ada penyumbatan pembuluh sel otak, Sat! CT-scan biasanya. Berobat jalan, InshaAllah sembuh koq!"

"Bukan, Ada!"

"Yaelah, Wiyah, panggil Wiyah. Atau lengkap Adawiyah!" sungut gadis hitam manis berhijab itu membuat Satria tersenyum lebar.

"Iya, Ada Wiyah!"

Puk.

"Hehehe, maaf..." Satria semakin tersenyum lebar mendapatkan pukulan sayang dari Adawiyah.

"Dahlah, kita mau pulang. Yuk, Ham!?"

"Pulang? La kan kelas baru mau mulai seperempat jam lagi?"

"Pala Lo peyang! Kelas udah bubaran sejam yang lalu! Hari ini kelas pagi jam tujuh sampai jam sepuluh!" semprot Adawiyah membuat Satria melonjak.

"Ihh!? Jam setengah dua belas koq! Gue baca di grup jurusan!" balasnya agak nge-gas.

"Grup yang mana Lo? Grup arisan emak-emak rempong?"

"Ham, gue boleh protes ga?" tanya Satria beralih kepada Irham yang tenang dan diam dari tadi.

"Kenapa kembaran Lo berisik sedangkan Lo enggak?" ujarnya lagi.

"Kami kan kembar tidak identik." Jawaban Adawiyah singkat, padat berisi.

Irhamsyah langsung tertawa. Menatap Satria dengan kode agar pasrah dan jangan marah.

Satria berdecak sebal.

Ini baru pertama kalinya Ia bertemu dengan seorang perempuan paket lengkap.

Manis diawal tapi kecut di akhir. Kadang senyumnya indah, tapi kata-katanya tak hanya pahit di lidah namun juga nyeri di ulu hati.

"Rumah kalian dimana?"

"Sumpah ye ni cowok! Lo ga sekalian tembak gue ga perlu modus-modus tanya rumah segala!"

"Jiaah, dia baper! Beneran murni gue kepengen berteman dengan kalian berdua!" tukas Satria.

"Eit tunggu! Lo naksir gue apa kembaran gue? Masalahnya itu kancing kemeja Lo sengaja gitu dibuka buat pameran? Ck, bikin zinah mata gue aja!" dengus Adawiyah membuat Satria jadi melotot.

"Hah??? Yassalam Hawiyah! Ish, gue bukan cow…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!