Satria tertegun.
Ia diapit Mama Papa duduk di kursi ruang tamu keluarga Irhamsyah dan Adawiyah.
Subhanallah. Entah beginilah jika Tuhan Berkehendak.
Hari ini dirinya didampingi kedua orang tua datang menghitbah Adawiyah.
Satria sendiri sebenarnya yang mengatakan hal itu langsung sebelumnya kepada Abinya Irhamsyah - Adawiyah.
Ia pikir, pria dewasa yang sangat terkenal itu akan menertawai niatnya yang terucap di bibir memang dari dasar hati terdalam.
Satria ingin sekali memperdalam ilmu agamanya yang cetek sekali. Ingin lebih faham hukum Islam serta fikih dan segala macam hal yang Allah perintahkan serta larang.
Satria ingin memiliki keluarga yang kuat ilmu agamanya.
Bukan seperti dirinya dan keluarga yang hanyalah seorang hamba Allah yang kurang faham segala-galanya hingga dalam beribadah pun Ia masih belang bentong.
Niatnya tulus suci murni ingin menikahi seorang perempuan yang mampu membawanya ke surga. Terbalik memang. Karena sejatinya, lelaki baik lah yang bisa menuntun perempuan ke surga. Karena tanggung jawab perempuan adalah ditangan sang suami setelah menikah. Tidak lagi jadi tanggungjawab orang tua.
"Datanglah dengan kedua orang tuamu kalau kamu serius menghitbah putriku!"
Sungguh jawaban yang membuat Satria seperti terbang melayang ke langit ketujuh.
Bagaimana mungkin seorang putri habib bisa dengan begitu mudahnya Ia dapatkan hanya dengan keberaniannya yang sembrono mengutarakan niatnya langsung pada Habib Ja'far.
Satria, pemuda 22 tahun yang setahun lagi diperkirakan baru bisa wisuda itu ternyata mendapat lampu hijau dari Abi-nya Adawiyah.
"Lo gila ya? Mabok Lo ya?!?" tanya Adawiyah ketika dirinya mendengar perkataan Satria di mihrab setelah Sang Abi menuntaskan kultumnya.
Satria memang menjadi salah satu pengikut setia Habib Ja'far kini. Disetiap kesempatan, kapanpun Ia ada waktu luang, Satria pasti selalu ikut kajian.
Sebenarnya Ia tidak terlalu akrab dengan Adawiyah yang cantik tapi galak itu. Meskipun mereka satu kelas karena satu jurusan.
Satria mala…
TERJEBAK DI DUNIA LAIN
Episode Kedua Puluh Lima (Ta'aruf)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 27 Episodes
Comments