...--Author Pov--...
Vivi sedang membaca bukunya di perpustakaan Istana Putri sendirian. Ia memang ingin sendiri kali ini karena ia ingin fokus untuk belajar sihir lebih dalam lagi. Setelah apa yang terjadi di Festival Dewa Matahari, Vivi merasa kekuatannya masih sangatlah lemah. Kalau bukan karena pertolongan dari Arthur, ia mungkin akan kalah saat melawan Kayla dan Emira.
Arthur sendiri sudah menjelaskan tentang apa yang ia lakukan pada Kayla dan juga Emira. Arthur bukan hanya memukul mereka hingga pingsan namun juga menghapus ingatan mereka tentang kejadian itu dan Arthur sendiri sudah menjamin kalau saat mereka berdua bangun, mereka tidak akan mengingat kejadian itu.
Selain itu sepertinya Vivi juga merasa harus lebih bisa mengatur emosinya lagi. Saat melihat Kayla berbuat hal yang begitu kejam pada anak-anak kecil itu, emosi Vivi cepat tersulut dan membuatnya langsung bergerak tanpa pikir panjang dan langsung menyerang Kayla dan Emira.
Bagaimana pun baik Kayla maupun Emira, keduanya sama-sama kejam dan juga licik. Meski mungkin Vivi bisa mengalahkan salah satu di antara mereka berdua, bisa saja mereka membuat langkah kecil, bisa saja mereka membuat langkah licik untuk menjebak Vivi.
"Hahh…. Aku yang terburuk….. " lirih Vivi sambil membaringkan kepalanya di atas buku yang ia baca.
Kekuatan sihirnya memang sudah meningkat tapi masih belum cukup… Ia harus… Lebih kuat lagi…
Vivi kembali mengangkat badannya lalu bangkit dari posisi duduknya. Ia pun melangkah ke arah salah satu rak buku yang ada di Perpustakaan super besar itu dan kembali melihat-lihat untuk mencari buku yang sekitarnya bisa membantunya.
Tiba-tiba saja sebuah lingkaran sihir teleportasi muncul tidak jauh dari tempat Vivi berdiri dan membuat Vivi menoleh ke arah munculnya lingkaran sihir itu. Vivi mulai merasa waspada, menyiapkan dirinya untuk kemungkinan terburuk mengingat kejadian yang ada di Festival Dewa Matahari. Takutnya itu adalah Kayla, Emira, atau yang paling buruk adalah Kaisar. Namun sikap w…
THE DESTINY OF THE SUN AND THE MOON
BAB 94 - RENCANA BARU
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 108 Episodes
Comments