Malam pun tiba, Cellyn baru saja membersihkan diri dan juga pikiran nya di dala bathroom, hampir satu jam wanita itu berada di dalam kamar mandi mengeluarkan semua air mata nya, satu hari menjadi menantu di rumah ini saja begitu sulit bagaimana jika selama nya?
Cellyn menatap diri nya di cermin, kulit putih dan mulus nya berubah menjadi kering dalam sehari, bagaimana jika mommy nya melihat tampilan Cellyn saat ini? Bukan kah akan mengundang kecurigaan? Lantaran Yoonia benar benar mengenal Cellyn.
Tak lama terdengar suara pintu di buka membuat Cellyn menoleh, terlihat Kendra masuk menenteng tas kerja nya, dengan cepat Cellyn menghampiri suami nya dan meraih tas kerja dari tangan Kendra, Kendra kemudian merebahkan diri nya yang terasa sangat lelah.
“Kendra.”
Ucap Cellyn dan hanya di jawab deheman oleh Kendra tanpa berniat untuk menoleh pada istri nya itu, Cellyn kembali diam jujur ia ingin bertanya pada Kendra tapi bagaimana jika pertanyaan nya itu justru membuat Kendra marah pada nya? Namun jika tidak di tanyakan maka hati Cellyn tidak akan tenang.
“Kenapa hanya diam melihat mama mu memarahi ku?”
Tanya Cellyn pada Kendra berharap ada jawaban dari pria itu yang membuat nya bisa bertahan lebih lama di rumah itu, namun bukan jawaban yang menenangkan hati yang ia terima melainkan jawaban yang menambah luka di hati nya.
“Aku rasa kau sudah tahu apa tujuan ku menikahi mu, jadi jangan berharap lebih dari ku.”
Deg!
Rasa nya lebih sakit dari pada ucapan kasar dari mama mertua nya satu hari ini, lalu apa semua sikap manis yang Kendra berikan pada nya selama ini? Yang membuat Cellyn yakin jika pilihan orang tua nya benar benar tidak salah.
“Kau benar benar jahat Kendra!”
sentak Cellyn kini wajah nya sudah basah lantaran air mata nya yang tak henti nya mengalir, Kendra hanya mencebik melihat Cellyn yang seolah olah menjadi korban padahal ialah pelaku yang sebenarnya di sini.
“Ingat Cellyn, apa yang kau tabur itu yang akan kau tuai, maka rasakan lah balasan atas apa yang kau laku…
CINTA DALAM DENDAM
BAB 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments