Cellyn akhirnya sampai di rumahnya setelah puas duduk di taman bersama Rain, pria itu juga ikut mengantarnya meskipun dengan mobil yang berbeda, kini Cellyn tengah di interogasi oleh keluarganya lantaran keluar tanpa sepengetahuan mereka.
“Kami khawatir padamu Cellyn! Ponselmu juga tidak bisa dihubungi!”
Ucap Aaron yang benar benar mengkhawatirkan keadaan adiknya itu saat ini, apalagi setelah mengetahui bahwa kemungkinan adiknya itu tengah mengandung, tentu saja kekhawatiran nya berlipat ganda saat mengetahui Cellyn tidak ada dirumah dan mobil juga hilang satu.
“Maaf, ponselku mati, aku juga tidak menyadarinya tadi.”
Cellyn menunduk, memang ini kesalahannya lantaran ia yang tidak memberitahu siapapun jika ia ingin keluar, namun jika diberitahu maka mereka tidak akan mengizinkannya, padahal ia tak hanya sekedar ingin makan eskrim melainkan juga ingin duduk di taman menghirup udara segar.
“Baiklah lupakan saja, jadi kau tadi sendiri?”
Kini giliran Daddy nya yang bertanya, bukan tanpa alasan sebenarnya lantaran ia takut jika Cellyn bertemu dengan Kendra atau keluarga pria itu, bisa saja mereka menyakiti Cellyn dan hal itu Agus tidak ingin terjadi pada putrinya itu.
“Awalnya Cellyn sendiri, tapi ketika sampai di minimarket Cellyn bertemu dengan teman Cellyn, Rain namanya dan Cellyn juga bertemu..”
Cellyn menghentikan ucapannya, entah mengapa menyebut nama pria itu saja rasanya tidak sudi sama sekali, apalagi setelah melihat ia bersama Rachel bahkan mereka terlihat semakin dekat saja, sedangkan semua orang kini mengerutkan kening melihat Cellyn tiba tiba diam.
“Bertemu siapa? Kendra?”
Tanya Aaron, Cellyn kemudian mengangguk sontak saja semua orang sedikit terkejut takut jika Kendra kembali mengganggu Cellyn dengan meminta wanita itu untuk memberikannya kesempatan, padahal selama ini mereka bersusah payah membuat Cellyn tetap berada di rumah agar tidak bertemu dengan pria itu.
“Apa dia melakukan sesuatu padamu?”
Cellyn menggelengkan kepalanya seraya tersenyum, memang pria…
CINTA DALAM DENDAM
BAB 42
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments