Sedangkan di kediaman orang tua Dellon, Cellyn saat ini merasa sangat gelisah, entah mengapa pikirannya terus saja tertuju pada Brandon, apa mungkin sesuatu akan terjadi nanti? Dengan cepat Cellyn membuang semua pikiran buruknya.
“Ada apa? Kenapa kau tidak fokus?”
Tanya Dellon menggenggam tangan Cellyn dengan lembut, wanita itu kemudian menatap Dellon seraya menggelengkan kepala nya, ia tak ingin jika apa yang ia pikirkan justru juga menjadi beban pada pria itu, cukup ia saja yang memikirkan hal yang bahkan belum tentu terjadi.
“Ini sudah sore, sebaiknya aku pulang.”
Ucap Cellyn sebenarnya hanya ingin menghindari tatapan dari Dellon yang benar benar yakin jika Cellyn tengah menyembunyikan sesuatu darinya, Dellon pun mengangguk lalu memanggil Brandon untuk segera berhenti bermain dan segera pulang, meskipun anak itu menolak namun akhirnya ia menurut begitu melihat kode mematikan dari mamanya.
“Kita berpisah lagi, kapan sebenarnya kita akan tinggal bersama? Daddy bilang jika sudah kesini kita akan tinggal bersama dan tidur bersama.”
Sungut Brandon yang merasa ditipu oleh mama dan daddynya, padahal ia sudah sangat berharap jika hal itu akan terjadi namun nyatanya mereka masih hidup secara terpisah, sedangkan Dellon kini menggendong tubuh Brandon lalu menatap anak itu dengan gemas.
“Dua minggu lagi semua itu akan terwujud, Brandon bisa menunggu kan?”
Anak itu akhirnya mengangguk meskipun ia tak begitu tahu kapan dua minggu itu, sedangkan Cellyn hanya tersenyum menatap interaksi kedua pria yang berbeda generasi itu, ia benar benar suka dengan cara Dellon menjelaskan sesuatu pada Brandon meskipun juga sering kesal lantaran pria itu selalu memanjakan Brandon.
Setibanya dikediaman orang tua Cellyn, Dellon memilih untuk segera pamit lantaran harus segera beristirahat, besok ia akan mulai bekerja di kantor papanya, dan ia tak ingin terlambat dijari pertama ia dikenalkan dengan karyawan kantor, setelah melihat Brandon masuk ke dalam rumah, kini giliran Cellyn namun tiba tiba t…
CINTA DALAM DENDAM
BAB 70
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments