Happy Reading!
"Ayang Nata, tolongin Niki dong," ucap Niki memelas pada Nata yang saat ini jalan dengan tergesa-gesa entah mau kemana. Tidak ada yang harus dikejar menurut Niki. Karena jam pelajaran telah usai. Bel sekolah sudah berbunyi sedari tadi.
"Ayang Nata, please." Niki berusaha menyeimbangi langkah lebar Nata. Tetapi ia tak bisa.
"Iih, ayang, tungguin Niki Napa?"
Dari tadi, Niki sudah nyerocos panjang kali lebar. Topi yang diajak bicara malah belum keluar sepatah kata pun dari mulutnya. Membuat Niki semakin penasaran.
"Ayang Nata," panggil Niki lagi. Tak putus asa ia untuk terus mengganggu lelaki kaku yang kini tepat berada di hadapannya.
"Minggir!" sergah Nata, satu kata. Ia terlihat jengkel sekarang. Menurutnya, sikap Niki sangatlah kekanak-kanakan. Sudah keterlaluan. Mengusik ketenangan hidupnya.
Awalnya mood Nata sudah membaik. Ponsel dan kameranya sudah ada dalam genggamannya sekarang. Pelajaran hari ini pun, ia selesaikan dengan baik. Ia memiliki waktu tenang untuk hobinya.
"Berhenti mengganggu aku," ucap Nata menekankan setiap kata yang ia ucapkan. Berharap Niki mau mengerti dan tidak mengusiknya lagi. Ia merasa risih diekori oleh seorang perempuan. Membuat ia jadi pusat perhatian semua orang.
”Ayang Nata kenapa sih? Kok judes banget hari ini? Tumben?"
"Kenapa? Nggak senang? Bagus deh."
"Bukannya nggak senang. Tapi nggak baik judes-judes gitu. Ntar gantengnya kurang lho. Nanti kalau Niki nggak suka lagi gimana?"
"Bodo amat. Aku nggak peduli. Siapa kamu yang bisa mengatur hidup ku sesuka hatimu?"
"Kan aku perempuan calon masa depan kamu. Yang akan selalu mendampingi kamu kelak dalam suka maupun duka."
"Cih!" Nata berdecih. Muak ia dengan sikap Niki yang semakin lama semakin berlebihan, semakin nggak karuan menurutnya. Ini sudah keterlaluan.
"Bangun dari mimpimu. Karena itu tidak akan pernah terjadi. Minggir!"
"Ayang Nata, minta nomor telponnya dong, please."
"Sudah kemarin," jawabnya datar.
"Ayang Nata salah kasih nomor. Itu nomor tukang penjual obat k…
Niki Untuk Nata
Bagian 7. Cewek Masa Depan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments