"Ini kemana sih Gaf?" tanya Leona saat melihat jalan di depannya bercabang dua.
"Ambil jalan kiri lebih baik," ujar Gaffi sekenanya.
"Loh kok gitu?" tanya Leona bingung.
"Kenapa? Jalan ke rumahku bisa ditempuh dengan kedua jalur itu sebab pada ujungnya jalan itupun akan bertemu, tapi jalan yang di sisi kanan bisa lebih cepat sampai ke rumahku," ucap Gaffi panjang lebar membuat Leona pusing lalu menggaruk kepalanya.
"Kenapa, bingung ya? Itu yang aku inginkan," ucap Gaffi lalu terlihat cengar-cengir.
"Mau aku turunkan di sini!" seru Leona dengan pandangan mata tajam melihat ke arah Gaffi.
"Ampun deh, jangan galak-galak lah jadi cewek Leona! Kalau begini siapa yang akan mau jadi kekasihmu?" ledek Gaffi.
"Aku sudah punya kekasih jadi tidak perlu bermanis-manis di depan cowok, apalagi cowok
sepertimu," ucap Leona kesal.
"Iyalah nggak perlu bermanis-manis di depanku sebab aku sudah teramat manis, melebihi manisnya madu dan permen lolipop," ucap Gaffi lalu terkekeh sendiri.
Leona hanya memutar matanya malas, jengah menanggapi perkataan cowok yang satu ini. Cowok yang kepercayaan dirinya berada di tingkatan level tertinggi.
Kali ini Leona lebih fokus menyetir ketimbang meladeni perkataan Gaffi yang baginya non faedah itu.
Gaffi pun terdiam sambil melihat-lihat ke arah luar mobil dan sesekali tersenyum kala mengingat dirinya telah berhasil memenangkan balapan meskipun pada akhirnya ia sempat berhadapan dengan polisi.
Leona melirik Gaffi dan mengerutkan kening tatkala melihat Gaffi tersenyum sendiri.
"Semoga nih anak tidak ditempeli makhluk di pemakaman tadi," batin Leona. Sedikit bergidik ngeri sebenarnya jika sampai Gaffi kemasukan makhluk gaib di tengah malam seperti ini.
"Oh, ya, Leona, benar kamu sudah punya kekasih?" tanya Gaffi iseng, niatnya ingin meledek gadis itu karena menyangka Leona tadi hanya berbohong saja.
"Iya, kenapa?" tanya Leona masih terus fokus menyetir. Sama sekali tidak menoleh ke arah Gaffi.
"Jadi penasaran siapa sih cowok yang mau sama kamu?" tanya G…
Pria Labil dan Gadis Galak
Bab 12. Keceplosan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 27 Episodes
Comments
🥑⃟G_ard
semangatt
2023-08-08
0
Ir Syanda
Udah saling berkunjung ke rumah nih, kita lihat apa yang akan terjadi selanjutnya ...😁
2023-07-30
0
Ir Syanda
Gaffi itu tolong mulutnya dijaga 😂
2023-07-30
0