Bab 19. Perasaan Yang Berbeda

Tiga hari berlalu, Leona belum menampakkan batang hidungnya di sekolah membuat Gaffi merasa gelisah.

"Riana, kau tahu kabar terbaru Leona?" tanya Gaffi pada teman sebangku Leona. Gadis itu terlihat menggeleng.

"Sejak kami menjenguk tiga hari yang lalu, saya tidak tahu kabarnya lagi, tapi insyaallah dia baik-baik saja kok Gaf."

Gaffi mengangguk. "Alhamdulillah kalau begitu."

"Sorry Gaff, aku lupa nanyain nomor telepon dia. Sekian lama bersama, aku bahkan tidak terlintas untuk meminta nomor telepon Leona."

"Ckk, aneh kau Riana."

"Iya sih, aku merasa sekarang kalau aku memang aneh. Kamu kan punya nomor teleponnya kenapa tidak langsung menghubungi sendiri?"

"Sudah, cuma nggak bisa, sepertinya nomorku diblokir."

"Diblokir?"

Gaffi mengangguk. "Yasudah aku mau kembali ke bangkuku sendiri, tuh Pak Hilman sudah menuju ke sini." Gaffi bangkit dari duduknya.

"Oke," jawab Riana dengan begitu santainya.

"Selamat pagi anak-anak!" sapa Pak Hilman di depan kelas.

"Pagi Pak!" seru anak-anak XII IPA 1 menjawab sapaan sang guru.

Pak Himan melihat ke segala arah termasuk bangku-bangku yang ada di dalam kelas.

"Masuk semua ya hari ini?"

"Tidak Pak, Leona belum masuk," jawab mereka serentak.

"Oh, Leona? Tadi saya lihat dia diantar oleh ayahnya dan sepertinya beliau menginginkan Leona pindah kelas," jelas Pak Hilman membuat Gaffi langsung menghembuskan nafas kasar.

"Sepertinya dia mau menghindar dariku. Baiklah, mungkin seperti yang mami katakan aku membuat Leona tidak tenang jika ada di sampingnya," batin Gaffi.

"Wah sayang banget Pak jika Leona harus pindah kelas, padahal dia adalah salah satu murid yang pintar. Bisa jadi jagoan kelas kita," ucap Riana menyayangkan semua itu.

"Ya, mau bagaimana lagi? Yang penting kan nggak pindah sekolah, jadi kalian masih bisa bertemu setiap hari."

"Iya, sih Pak, tapi sepertinya Gaffi akan enteng nih karena tidak ada saingan lagi," ucap salah satu siswa.

Seharusnya memang begitu, tapi sayangnya Gaffi tidak merasakan hal itu. Baginya kehadiran Leona di…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ir Syanda

Ir Syanda

Woah, sampe segitunya ...

2023-08-21

0

Ir Syanda

Ir Syanda

Beneran mules dong tuh anak😂

2023-08-21

0

Ir Syanda

Ir Syanda

Cuman dia saingan yang sepadan, ya kan😁

2023-08-21

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!